DKP Busel Siap Datangkan Eksportir Lobster

691
 

Batauga, Inilahsultra.com – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Buton Selatan (Busel) mulai melakukan pendataan nelayan yang siap mengelola benih lobster untuk budidaya. Jika data sudah siap, eksportir lobster akan turun melakukan pembinaan.

Keseriusan DKP Busel melakukan budidaya lobster karena masyarakat bisa meraup keuntungan ekonomi.

- Advertisement -

Kepala DKP Busel La Kali menuturkan, pembinaan yang akan dilakukan tim eksportir mulai dari cara menangkap, cara memelihara dan proses penjualan kepada eksportir.

“Jadi tidak usah risau karena tim eksportir akan turun jika nelayan kita sudah siap karena ada 26 perusahaan ekspor yang menangani bibit lobster se Indonesia. Saya sementara godok data nelayan ini,” tutur La Kali di Ruang Media Center Pemkab Busel, Senin 3 Agustus 2020.

Tentunya, kata dia, masih banyak masyarakat yang masih terbawa dengan pemikiran Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) sebelumnya, bahwa pengelolaan budidaya lobster dilarang. Padahal kekhawatiran pemerintah saat itu lobster punah dan demi kelestarian ekosistem lobster.

Namun, MKP Edhy Prabowo punya pemikiran lain serta masuk akal dan benar.

Misalnya, telur yang kemudian menjadi bibit sebanyak 1000 ekor. Namun yang hidup hanya 20 persen dan sisanya 80 persen habis dimangsa atau mati.

“Jadi cara berpikir menteri saat ini, dari pada yang 80 persen ini mati sia-sia lebih baik kita ambil untuk di budidayakan dengan catatan atau syarat saat penangkapan atau budidaya, benih ini harus lepas 20 persen untuk mengimbangi ini. Misalnya, tangkap 1000 ekor, lepas 200 ekor,” tandas La Kali.

Untuk diketahui, lokasi yang menjadi tempat budidaya lobster nantinya berada di Teluk Sampolawa dan Teluk Lande.

Reporter: Muhammad Yasir

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...