Ngotot Maju Pilkada Muna, DPW PKS Sultra Akan Sidang La Pili

2834
 

Kendari, Inilahsultra.com – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berencana akan memanggil La Pili untuk disidang dugaan pelanggaran disiplin partai.

La Pili dianggap tetap ngotot maju di Pilkada Muna, padahal rekomendasi PKS sudah diberikan kepada bakal calon LM Rusman Emba dan Bachrun Labuta.

- Advertisement -

Pengurus DPP Wilayah Sulawesi Muh Poli mengaku, rekomendasi DPP PKS sudah final dan tidak bisa dikoreksi lagi.

“Sudah akan ada pemanggilan Badan Penegak Disiplin Organisasi (kepada La Pili). Dia akan disidang dan dikonfirmasi alasannya (tetap ngotot tidak ikut perintah partai),” kata Muh Poli, Selasa 4 Agustus 2020.

Menurut dia, Badan Penegak Disiplin Organisasi akan mendalami alasan La Pili terkait sikapnya yang tetap membelot dari keputusan partai.

Bila dalam pemeriksaan itu ditemukan bahwa ia tetap tidak patuh pada keputusan partai, maka sanksi terberatnya adalah dinonaktifkan sebagai pengurus.

“Sepert daerah lain kalau ada kader tetap maju di luar rekomendasi partai, maka bersangkutan diberikan pilihan tetap ikut proses itu (calon kepala daerah) atau diberikan sanksi oleh partai,” tekannya.

Ia menyebut, PKS merupakan partai solid mulai dari tingkat pengurus dan simpatisan. Untuk itu, seluruh kader diminta untuk menyukseskan dan memenangkan calon yang telah diusung partai.

“(Jika melawan keputusan partai), semua akan diberi sanksi sesuai dengan tingkatannya. Kalau pengurus dia akan dinonaktifkan dari kepengurusan. Kalau anggota DPRD dia akan di-PAw,” jelas anggota DPRD Sultra ini.

Ia menuturkan, dari tujuh daerah yang menggelar Pilkada 2020 di Sultra, hanya di Muna yang gaduh soal dukungan PKS.

“Hanya La Pili saja. Nanti akan dipanggil oleh Badan Penegak Disiplin Organisasi,” pungkasnya.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...