Polda Sultra Periksa Lima Staf Kasus Perpanjangan Izin PT Panca Logam Makmur

1074
 

Kendari, Inilahsultra.com – Dugaan konspirasi kasus perpanjangan Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT. Panca Logam Makmur (PLM) kini memasuki babak baru dalam tahap penyelidikan di Polda Sultra.

Saat ini sudah lima orang staf perusahaan tambang emas yang beroperasi di Desa Wumbubangka, Kecamatan Rarowatu, Kabupaten Bombana itu yang dimintai keterangannya.

- Advertisement -

Dir Reskrimsus Polda Sultra, Kombes Pol Heri Tri Maryadi mengatakan, pihaknya saat ini masih terus melakukan penyelidikan kasus perpanjangan izin tambang emas PT PLM yang beroperasi di daerah pecahan Kabupaten Buton.

“Ada beberapa orang staf yang kita panggail untuk dimintai keterangannya. Nanti kita lihat perkembangannya, namun jika diperlukan maka kami akan panggil direkturnya,” kata Kombes Pol Heri Tri Maryadi, Selasa 4 Agustus.

Kata dia, pihaknya masih mencari titik terang terkait perkara PT PLM yang diadukan salah satu pemiliki saham beberapa waktu lalu itu.

“Namun, perlu diketahui ini masalah perdata, belum masuk pidana, dan ini juga masih dalam bentuk aduan,” jelasnya.

Sebelumnya, Komisaris Utama PT Ayuta Mitra Sentosa yang juga merupakan salah seorang pemilik saham di PT PLM Adi Warman mengadukan pihak PT PLM di Polda Sultra karena telah melakukan penambangan dengan menggunakan izin yang dinilai tidak sesuai aturan.

Perpanjangan Izin PT Panca Logam Makmur berakhi tahun 2015 lalu. Kemudian, Kepala Dinas PTSP Sultra Masmuddin menerbitkan izin perpanjangan tambang emas itu tahun 2019.

Padahal dalam Undang-Undang dijelaskan proses perpanjangan izin hanya berlaku selama 14 hari. Jika tidak diterbitkan selama 14 hari maka izin tersebut otomatis ditolak.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...