Sidang Dakwaan Kasus Penembakan Mahasiswa UHO Digelar Kamis di Jakarta

674
10 Adegan Diperagakan dalam Rekonstruksi Penembakan Randi  

Kendari, Inilahsultra.com – Sidang kasus penembakan mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Randi (21) bakal kembali bergulir di meja Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel), Kamis 6 Juli 2020. Agenda sidang kali ini pembacaan dakwaan oleh jaksa penuntut umum (JPU).

Sidang ini merupakan kelanjutan sidang pertama yang sempat ditunda pada pekan lalu karena kuasa hukum terdakwa Brigadir Abdul Malik dari Markas Besar (Mabes) Polri tak hadir di hadapan hakim. Padahal, terdakwa, JPU dan hakim telah siap mengikuti jalannya sidang.

- Advertisement -

Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) Herman Darmawan mengatakan, sidang dakwaan bakal dilanjutkan, Kamis ini. Namun, sidang bisa saja kembali ditunda apabila kuasa hukum terdakwa kembali tidak hadir.

“Masih diberi kesempatan untuk pengacaranya hadir, biasanya sampai tiga kali sidang. Kalau sampai kuasa hukum tidak hadir lagi, kewenangannya kembali ke majelis hakim, tapi dengan berkoordinasi dengan jaksa, kadang terdakwa diberi warning,” ujar Herman Darmawan kepada wartawan Senin 3 Juli 2020.

Ia melanjutkan, jika Brigadir AM tak bisa menghadirkan pengacaranya sebanyak tiga kali, hakim bisa saja menujuk pengacara dari pos bantuan hukum (Posbakum) yang dari pengadilan dan telah dibiayai oleh negara. Sebab, kata Herman, sidang harus berjalan dengan terdakwa didampingi kuasa hukum.

Selain Randi, korban dari Brigadir Abdul Malik adalah seorang ibu rumah tangga bernama Putri. Kaki perempuan yang tengah hamil saat kejadian, tertembus peluru tajam. Diduga peluru itu dari senjata Brigadir Abdul Malik yang ditembakkan pada demonstran di gedung DPRD Sultra, 26 September 2019 lalu.

Randi diketahui meninggal pada 26 September 2019 di Rumah Sakit dr Ismoyo setelah timah panas menembus dada kirinya. Selain Randi, satu mahasiswa lainnya yang meninggal adalah M Yusuf Kardawi.

Penulis : Onno

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...