Kejaksaan Usut Dugaan Korupsi Pajak Reklame di Kendari

825
 

Kendari, Inilahsultra.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendari tengah mengusut dugaan korupsi pajak reklame di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Sebelumnya, jaksa telah menggeledah dan menyita sejumlah dokumen transaksi keuangan di Kantor Dispenda, Rabu 29 Juli 2020 lalu.

- Advertisement -

Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari Kendari Ari Siregar mengatakan pihaknya melakukan penyelidikan dan pengumpulan alat bukti didasari laporan masyarakat.

Laporan itu terkait dugaan pajak reklame tidak masuk ke kas negara, namun justru masuk ke kantong pribadi pejabat sejak 2018 hingga 2019.

“Awalnya kita (penggeledahan) di bagian hukum dan perundang-undangan, tapi di bidang itu tidak ada dokumen dan arsipnya. Di Dispenda, ada dokumen yang diamankan, sudah diambil sama penyidik,” terang Ari Siregar melalui telepon selulernya, Rabu 5 Agustus 2020.

Dalam dugaan kasus ini, penyidik telah memeriksa sebanyak 10 saksi. Hanya saja, jaksa belum bisa mengarah kepada siapa yang diduga terlibat.

Ari menyebut, dengan diamankannya sejumlah dokumen di dinas tersebut, maka pihaknya akan menelusuri ke mana aliran dana dan pertanggungjawaban anggaran tersebut.

Dalam dugaan kasus ini, jaksa belum bisa mentaksir berapa kerugian negara.

Sementara itu, Kepala Bapenda Kota Kendari Sri Yusnita saat dihubungi melalui teleponnya belum mau memberikan keterangan. Ia juga enggan menanggapi penggeledahan jaksa di kantornya.

“Saya harus koordinasi dulu ke pimpinan. Ke Pak Wali (Wali Kota Kendari), Bu Sekda (Nahwa Umar). Setelah itu baru saya bisa beri keterangan. Intinya kami terbuka dan tidak ada yang ditutup-tutupi,” kata Sri saat dihubungi jurnalis di Kendari.

Penulis : Onno

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...