Kasus Pajak Reklame, Kajari : Satu ASN Pemkot Kendari Berpotensi Jadi Tersangka

869
 

Kendari, Inilahsultra.com – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kendari Said Muhamad menyatakan bahwa ada satu aparatur sipil negara (ASN) di Kota Kendari yang berpotensi jadi tersangka dalam dugaan penggelapan pajak reklame Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) tahun 2018 dan 2019.

Said Muhamad menjelaskan, dalam penyidikan pihaknya menemukan alat bukti cukup kuat untuk menemukan tersangka kepada satu ASN Kota Kendari itu.

- Advertisement -

“Bukti kita sudah cukup kuat. Satu orang ASN itu berpotensi kuat untuk jadi tersangka kasus pajak reklame,” kata Said Muhamad saat ditemui di kantornya, Rabu 12 Agustus 2020.

Dugaan kasus penggelapan pajak ini, kata Said Muhamad, pihaknya terus melakukan pengembangan untuk bisa mengungkap tersangka lebih dari satu orang.

“Tersangka itu bisa satu, dua, tiga dan empat orang. Tapi tergantung dari alat bukti yang kami dapatkan, yang jelas saat ini alat bukti mengarah satu tersangka,” jelasnya.

Saat ditanya apakah sudah memeriksa mantan Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Kadispenda), Kota Kendari pada tahun 2018-2019, ia mengaku, dalam melakukan penyidikan atas kasus reklame pajak mulai dari tingkat bawah setelah itu pasti akan mengerucut ke tingkat atas.

“Jika ada bukti kuat, saya tidak peduli baik itu bawahan atau atasan yang terlibat. Saya tidak mempunyai beban dengan kasus ini,” tegasnya.

Untuk itu, meminta masyarakat untuk mengontrol dan mengawal dugaan
kasus penggelapan pajak tahun 2018 dan 2019 ini.

“Kasus ini diusut secara terbuka, jangan sampai saya dianggap berbohong. Saya tegaskan tidak ada yang ditutup-tutupi dengan kasus ini,” ujarnya.

Ia menuturkan, jika tidak ada halangan dan hambatan, dalam waktu dekat ini akan diumumkan secara terbuka siapa tersangka dimaksud.

“Saya yang akan umumkan langsung calon tersangka kasus ini, insya-Allah kita umumkan calon tersangka bulan ini,” tutupnya.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1
Komentar
loading...