Sudah 26 Dokter di Sultra yang Terinfeksi Corona

728
 

Kendari, Inilahsultra.com – Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Sulawesi Tenggara La Ode Rabiul Awal menyebut, sudah ada 26 dokter di Bumi Anoa yang terinfeksi virus corona sepanjang pandemi mulai Maret hingga saat ini.

Dokter yang terinfeksi itu tersebar di lima kabupaten atau kota. Paling banyak Kota Kendari sebanyak 11 orang.

- Advertisement -

Selanjutnya, Kota Baubau 4 dokter, Kolaka Utara 3 orang, Kolaka 3 orang, Buton 4 orang dan Bombana 1 orang.

“Namun hampir sebagian besar sudah dinyatakan sembuh. Terakhir ada tiga dokter di Kendari yang positif,” kata Rabiul Awal.

Tiga dokter yang belum lama terinfeksi adalah dokter di RS Bhayangkara Kendari, dokter kandungan RS Permata Bunda dan dokter di Puskesmas Abeli.

Rabiul menyebut, mayoritas yang terinfeksi ini adalah dokter yang bertugas di ruang unit gawat darurat (UGD).

Selain dokter, lanjut dia, sudah ada ratusan tenaga kesehatan baik dari perawat maupun bidan yang turut terinfeksi virus corona.

Menurut dia, banyaknya dokter maupun perawat atau bidan yang terinfeksi di Sultra karena diduga kontak langsung dengan pasien saat masuk di unit gawat darurat (UGD).

“Ini banyak terjadi di beberapa puskesmas kita. Hampir semua kasusnya di UGD,” katanya.

Terhadap banyaknya dokter dan tenaga kesehatan yang terinfeksi, pihaknya tengah menyusun protokol perlindungan tenaga medis dan tenaga kesehatan.

Protokol ini diharapkan menjadi dasar kebijakan pemerintah daerah dalam memberikan perhatian kepada tenaga medis.

“Minimal, tenaga kesehatan ini dilakukan swab setiap pekan dan yang paling berisiko,” ujarnya.

Hal ini, lanjut Rabiul sangat penting dalam penanganan virus corona karena jika tenaga kesehatan sudah tertular dengan status tanpa gejala maka bisa berpotensi sebagai carier penyebaran virus..

“Karena mereka menangani langsung pasien. Jangan sampai mereka menularkan kepada pasiennya,” tuturnya.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...