Jika Terbukti Gunakan Narkotika, Cabup-Cawabup Butur Akan Digugurkan

901
 

Buranga, Inilahsultra.com – Pasangan Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Buton Utara (Butur) tidak boleh terlibat penyalahgunaan Narkotika. Jika terbukti, maka pasangan calon yang bersangkutan akan digugurkan.

Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Butur M. Sairman Saadia mengatakan, hal itu diatur dalam pasal 4 ayat 2f Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PerKPU) nomor 1 tahun 2020.

- Advertisement -

“Syarat bebas penyalahgunaan narkotika berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan dikecualikan bagi pemakai narkotika karena alasan kesehatan. Namun yang bersangkutan harus menunjukkan surat keterangan dari dokter,” jelas Sairman.

Sehingga, lanjut dia, jika tidak memenuhi hal itu maka syarat kesehatan untuk ditetapkan sebagai calon tidak terpenuhi.

“Yang ditetapkan sebagai calon itu adalah yang memenuhi syarat. Kalau tidak memenuhi syarat tidak akan ditetapkan,” tegasnya.

Sairman menambahkan, pada 11 Agustus 2020 lalu, KPU Butur bersama KPU kabupaten lain yang akan menggelar Pilkada di Sultra telah diundang KPU Sultra melakukan Rapat Koordinasi (Rakor).

Rakor itu membahas soal pemeriksaan standar kesehatan Cabup dan Cawabup. Dalam Rakor itu juga diundang IDI (Ikatan Dokter Indonesia), Kepala RSUD Bahteramas, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Sultra, Ketua Himpunan Psikologi Seluruh Indoonesia (HIMPSI) Sultra.

“Substansi membicarakan sistem pemeriksaan kesehatan yang akan dipusatkan di RSUD Bahteramas karena disana disepakati untuk ditunjuk sebagai tempat pemeriksaan kesehatan,” jelasnya.

Sekarang, lanjut Sairman, tinggal menunggu Memorandum of Understanding (MoU) antara KPU dengan RSUD Bahteramas dan pihak terkait lainnya.

Sesuai tahapan, jadwal pemeriksaan kesehatan Cabup dan Cawabup akan dimulai pada 4-11 September 2020.

Menurut Sairman, untuk menentukan pasangan calon memenuhi standar kesehatan akan dilakukan oleh pihak terkait. KPU hanya menerima hasil pemeriksaan kesehatan.

“Yang menentukan memenuhi persyaratan atau tidak memenuhi persyaratan itu rumah sakit atau pemeriksa. Hasil pemeriksaan kita akan terima dari tanggal 11 sampai 12 September,” tuturnya.

“Kalau ada unsur kesehatan tidak terpenuhi maka tidak memenuhi syarat,” tandasnya.

Selain alasan kesehatan, tambah Sairman, pasangan calon juga akan ditetapkan oleh KPU bila telah melaporkan diri kepada lembaga terkait sebagai pengguna narkotika. Sehingga kepada yang bersangkutan diberi kesempatan untuk direhabilitasi.

Namun, pasangan calon tersebut harus menunjukkan surat keterangan yang dikeluarkan oleh lembaga resmi.

“Atau kalau pasangan calon yang bersangkutan telah divonis pengadilan karena sebagai korban sehingga dia harus direhabilitasi,” jelasnya.

Editor: Din

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...