Aksi Kamisan di Mapolda Sultra Menanti Keadilan Kematian Randi-Yusuf

322
 

Kendari, Inilahsutra.com Proses pengungkapan kasus meninggalnya Randi dan Muhamad Yusuf Kardawi masih menyisakan tanya hingga saat ini, tak terkecuali dari mahasiswa Kamisan Sulawesi Tenggara (Sultra).

Puluhan mahasiswa melakukan Aksi Kamisan di depan Mapolda Sultra, Kamis 20 Agustus 2020 sore. Terhitung, sudah hampir setahun Iamanya proses penyelesaian kasus ini belum juga terang.

- Advertisement -

Koordinator Kamisan Sultra, La Ode Muhammad Safaat mengatakan, harusnya eks Kapolda Sultra, eks Dir Intelkam Polda Sultra serta eks Kapolres Kendari turut diperiksa dalam kasus meninggalnya dua mahasiswa Universitas Halu Oleo itu.

“Kami mau orang-orang tersebut mesti dimintai pertanggungjawabannya. Jangan seenaknya saja pergi dan melupakan semuanya,” terangnya dalam orasi.

Kata Safaat, kasus ini tidak menginginkan terus berlarut-larut, apa lagi tiba pada fase impunitas. Kasus ini sudah hampir satu tahun, keluarga korban masih menunggu keadilan.

“Kenapa hingga saat ini negara terkesan lari dari tanggung jawabnya,” sambungnya.

Diketahui, lanjut Safaat, Eks Kapolda Sultra dan Eks Kapolres Kendari menjabat ketika aksi #RevormasiDikorupsi pecah di Kantor DPRD Sultra, Kamis 26 September 2019 lalu. Kemudian, proses BAP kedua, dilakukan di rumah dinas eks Dir Intelkam Polda Sultra.

Senada dengan itu, Koordinator Kemah Sedarah Rahman Paramai mengaku, Aksi Kamisan merupakan puncak dari aksi diam yang telah meraka lakukan selama enam hari sebelumnya.

“Enam hari kita diam, kini kita bersuara. Bahkan, tiap minggu kita akan lakukan hal yang sama hingga kasus ini selesai dan pelakunya ditangkap,” bebernya.

Rahman Paramai tidak menyangka, rekan yang hadir akan sebesar ini. Dari sini ia percaya bahwa tidak ada yang lupa dengan meninggalnya Randi dan Yusuf.

“Kita akan terus bersuara dan menuntut keadilan,” imbuhnya.

Dalam Aksi Kamisan, massa aksi membentangkan kain putih dengan penuh tanda tangan yang dimaksudkan untuk membangun solidaritas menuju hari puncak.

Di sisi lain, ada pula kotak-kotak putih yang bertuliskan Suara Untuk Kapolda. Puluhan surat tersebut, akan diserahkan kepada Kapolda Sultra yang baru.

Penulis : Onno

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...