Warga Parida Muna Dihebohkan dengan Penemuan Mayat Wanita Diduga Gantung Diri

29624
 

Raha, Inilahsultra.com-Warga Parida Kecamatan Lasalepa Kabupaten Muna dihebohkan penemuan mayat seorang wanita yang diduga tewas gantung diri, Jum’at 21 Agustus 2020.

Wanita yang diketahui bernama Wa Nurtiba (31) ini nekat menggantung dirinya dengan seutas kain di dalam rumahnya.

- Advertisement -

Mayat wanita dengan dua anak ini, pertama kali ditemukan anaknya sendiri bernama Ain (6) yang masih duduk di bangku SD kelas 1.

Berdasarkan keterangan anaknya itu, menceritakan kalau saat bangun tidur pukul 05:00 Wita, tidak melihat ibunya di sampingnya. Sehingga mencarinya dan menemukan di ruang tengah dalam posisi sudah tergantung dengan menggunakan sarung bali.

Setelah itu anaknya menghubungi bibinya Sunarwia (38) yang tak lain kaka dari almarhumah.

“Bibi sini turun liat mamaku di rumah. Tunggu mi saya cuci piring dulu, namun anaknya berkata sini mi kita turun liat mamaku sudah cekik lehernya,” kata Sunarwia menceritakan awal diinfokan anak korban.

Sekira pukul 05:30 Wita, bibinya menuju tempat kejadian perkara. Sunarwia mengaku penasaran dengan informasi yang diberikan kemanakannya itu, sehingga ke rumah korban untuk memastikan.

Benar saja, setelah buka pintu ruang tengah, diluar dugaannya ternyata adiknya dalam posisi sudah gantung diri.

“Saya langsung histeris menangis melihat adeku dalam posisi sudah gantung diri,” bebernya.

Di tempat yang sama, Idul (17) kemenakan korban yang ikut tidur di rumah korban tidak melihat tanda-tanda korban untuk mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

“Sekitar jam 9 atau jam 10, saya melihat dia baring-baring di kamarnya. Saya tidak dengar juga ada suara berteriak, namun pagi-pagi hanya mendengar mamaku menangis ternyata melihat bibi saya dalam keadaan gantung diri,” tuturnya.

Sementara itu Kapolres Muna, AKBP Debby Asri Nugroho melalui Kasat Reskrim, Iptu Hamka menjelaskan korban akan diotopsi maupun divisum terlebih dahulu sebelum dimakamkan, untuk diketahui meninggal wajar atau tidak wajar.

“Melihat posisi dalam keadaan tergantung tujuan otopsi mengetahui penyebabnya, namun kalau keluarga meminta hanya divisum kita akan melihatnya dulu,” ucapnya.

Peliput: Aso

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
3
Komentar
loading...