Bawaslu Muna : Balon dan Timses Harus Berikan Pendidikan Politik ke Masyarakat

727
 

Kendari, Inilahsultra.com Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Muna Al Abzal Naim meminta kepada bakal calon (balon) kepala daerah maupun tim sukses (timses) untuk memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat.

Menurut pria yang akrab disapa Bram ini, Pilkada Muna merupakan momentum melahirkan pemimpin yang benar-benar bermoral baik, sebagai landasan karakter seorang kepala daerah.

- Advertisement -

Selain itu, memiliki visi ke depan dengan mengedepankan pendidikan politik pada masyarakat.

“Ini kesempatan masyarakat Kabupaten Muna untuk mengubah nasib daerah.Yang paling krusial adalah soal mengkampanyekan calon. Banyak potensi masalah di sini. Masih banyak yang tidak memahami betapa urgennya pendidikan politik,” kata Bram melalui keterangan tertulisnya, Sabtu 22 Agustus 2020.

Secara normatif, lanjut dia, esensi kampanye termuat dalam Pasal 1 ayat 21 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015. Kampanye adalah kegiatan untuk meyakinkan pemilih dengan menawarkan visi, misi, dan program.

“Harapan saya, timses, simpatisan dan calon mengedepankan visi misi dan program. Mengedepankan pencerdasan politik, bukan debat kusir dan saling olok-olok, menyerang pribadi bahkan kampanye hitam,” jelasnya.

Menurutnya, masyarakat harus dicerahkan oleh pelaku-pelaku politik. Menilik Pasal 63 Undang-Undang nomor 8 Tahun 2015, dikatakan bahwa kampanye dilaksanakan sebagai wujud dari pendidikan politik masyarakat yang dilaksanakan secara bertanggung jawab.

Ia menyebut, pendidikan itu maknanya dalam. Bukan hanya tebar slogan di baliho. Tapi, memberikan pemahaman dan langkah nyata untuk kemajuan pendidikan politik.

“Bukan membohongi masyarakat dengan bargaining instant. Apalagi menghalalkan segala cara,” imbuhnya.

Bram pun memahami minat politik masyarakat Muna sangat tinggi, untuk itu ia mengajak semua pihak untuk berperan dalam memberikan pendidikan politik ke masyarakat agar Kabupaten Muna bisa dijadikan contoh Pilkada yang teduh dan mencerdaskan.

“Jago berpolitik santun dan beradab tanpa merendahkan satu sama lain,” pungkasnya.

Penulis : Pandi

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...