Satu Gugur, Tiga Kandidat Berebut Kursi Ketua Golkar Kota Kendari

1886
 

Kendari, Inilahsultra.com – Tiga anggota DPRD Kota Kendari akan bertarung dalam perebutan kursi Ketua Partai Golkar Kota Kendari melalui Musyawarah Daerah (Musda) X Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Golkar Kota Kendari pada 23 Agustus 2020 mendatang.

Ketiga legislator tersebut memiliki
jabatan di tubuh partai berlambang pohon beringin, yaitu Sahabuddin masih menjabat sebagai Sekretaris DPD II Golkar Kota Kendari sekaligus anggota DPRR Kota Kendari, LM Rajab Jinik sebagai Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kota Kendari sekaligus anggota DPRD Kota Kendari, dan LM Inarto Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Sulawesi Tenggara (Sultra) sekaligus Wakil Ketua DPRD Kota Kendari.

- Advertisement -

Ketua steering committee (SC) Musda X Golkar Kendari Maoliddin mengatakan, hingga penutupan pendaftatan dan pengambilan formulir pada Kamis 20 Agustus 2020, ada empat kandidat yang mengambil formulir. Namun belakangan, mantan anggota DPRD Kota Kendari Muhammad Ali tidak mengembalikan berkas.

“Sejak pendaftaran dibuka 13 Agustus sampai penutupan ada empat kandidat yang mengambil formulir pendaftaran. Tapi sampai penutupan pendaftaran pada Kamis malam, Muhammad Ali tidak mengembalikan berkas. Maka dengan sendirinya dia dinyatakan gugur,” kata Maoliddin saat dikonfirmasi melalui teleponnya, Sabtu 22 Agustus 2020.

Setelah pendaftaran ditutup, selanjutnya panitia Musda melakukan verifikasi berkas sampai 22 Agustus 2020. Pada tahap verifikasi ini, tidak ada lagi kesempatan kepada bakal calon untuk melengkapi berkas.

“Tidak ada kesempatan perbaikan terhadap berkas yang kurang lengkap, tetap diajukan sebagai bakal calon. Nanti di forum Musda diputuskan sebagai calon, kami hanya membuat risalah hasil pemeriksaan berkas,” tutupnya.

Untuk diketahui, pemilihan Ketua DPD II Golkar Kota Kendari periode 2020 – 2025, ada 13 hak suara yang diperebutkan, yakni satu suara dari DPD I Golkar Sultra, satu suara dari DPD II Golkar Kota Kendari, satu suara dari organisasi sayap partai, dan 10 suara masing-masing dari pimpinan kecamatan.

Setiap kandidat harus memenuhi syarat terkahir 30 persen dukungan minimal 4 suara bisa dinyatakan sebagai calon.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...