Meski Ada Perlawanan, Eksekusi Lahan di Kecamatan Mandonga Tetap Jalan

904
 

Kendari, Inilahsultra.com Meskipun sempat ada perlawanan dari pihak tergugat, eksekutor Pengadilan Negeri (PN) Kendari tetap mengeksekusi lahan dan bangunan di Jalan M Yunus, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat 28 Agustus 2020 pagi.

Proses eksekusi lahan dan bangunan dikawal ketat oleh Aparat Kepolisian Daerah (Polda) Sultra dan Kepolisian Resor (Polres) Kendari. Satu unit mobil water cannon ikut dikerahkan dan satu alat berat escavator yang akan merobohkan bangunan pagar dan rumah.

- Advertisement -

Pantauan media ini, saat alat berat diperintahkan bergerak untuk merubuhkan pagar, dihalau dengan lemparan baju oleh orang yang ada di halaman rumah pihak tergugat. Akibatnya, proses eksekusi terhenti sementara.

Selang beberapa menit kemudian, escavator kembali diperintahkan untuk bergerak merubuhkan pagar tembok. Namun, saat pagar dirobohkan terjadi ketegangan, tetapi tidak berlangsung lama. Karena ratusan polisi mencoba meredam situasi itu.

Escavator berhasil merubuhkan bangunan pagar tembok kemudian masuk ke dalam pekarangan rumah tergugat dan meratakan bangunan rumah tersebut.

Informasi yang dihimpun, eksekusi lahan, sesuai ketetapan, Nomor : 84/Pen.Pdt.Eks 2015/PN.Kdi.

Setelah keluarnya putusan kasasi dari Mahkamah Agung terhadap sengketa lahan antara Kemal Pasya selaku penggugat, dan Madatuang Dkk sebagai pihak tergugat.

Dalam surat itu, pihak Ketua Pengadilan Negeri Kendari telah membaca, meneliti dan memeriksa surat permohonan dari Dahrian Aneboa tertanggal 4 November 2019 selaku kuasa dari penggugat, tentang permohonan eksekusi.

Kemudian berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Kendari No.84/Pdt.G/2015/PN.Kdi tanggal 21 Maret 2016 dalam perkara antara Kamal Pasya selaku penggugat atau pemohon eksekusi, melawan Madatuang Dkk sebagai pihak tergugat dan termohon eksekusi.

Penulis : Onno

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...