KPU Konkep Gelar Penyuluhan Kerangka Hukum Pilkada dalam Situasi Pandemi

197
 

Konkep, Inilahsultra.com – Pelaksanaan Pilkada serentak tahun ini diperkirakan masih berlangsung di tengah pandemi Covid-19. Untuk itu, dalam pelaksanaannya, KPU wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat beserta beragam tindakan pencegahan lainnya dalam setiap tahapan kerja yang dilakukan.

Menyikapi hal tersebut, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) menggelar Penyuluhan Kerangka Hukum Pilkada Serentak Tahun 2020 dan Peraturan KPU Nomor 6 Tahun dalam Kondisi Bencana Non Alam Corona Virus Disease 19, bertempat di Balai Desa Lalowatu, Senin 31 Agustus 2020.

- Advertisement -

Sosialisasi tersebut turut dihadiri KPU Provinsi Sultra, Bawaslu, Kejari Konawe serta unsur perwakilan parpol dan LO dari masing-masing peserta Pilkada Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020.

Tampil sebagai pemateri, Koordinator Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Sultra, Ade Suerani menjelaskan, protokol kesehatan merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan pada penyelenggaraan pilkada tahun ini.

Hal itu juga telah diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Serentak Lanjutan dalam Kondisi bencana Non Alam Corona Virus Disease (Covid-19).

“Terdapat aspek kesehatan dan keselamatan yang dilakukan pada Pemilihan Serentak Lanjutan dengan prosedur paling kurang memenuhi 14 prosedur,” ungkapnya.

14 prosedur tersebut, sebut Ade, di antaranya, penggunaan masker, sarung tangan, pengecekan suhu tubuh, menyediakan sarana sanitasi, serta pengaturan menjaga jarak, dan lain sebagainya.

“Nantinya, akan diatur sedemikian rupa sesuai prosedur tersebut. Pembatasan juga kita berlakukan bagi tim Cakada yang memasuki ruangan pendaftaran dimana hanya pasangan calon, ketua dan sekretaris partai politik pengusung serta LO atau tim penghubungnya yang boleh masuk,” tandasnya.

Untuk itu, Ade berharap segala hal menyangkut kelancaran tahapan tersebut, dapat disampaikan pada simulasi yang akan digelar, Rabu (2/9) nanti.

“Kita semua pasti berharap, pelaksanaan pilkada ini tidak memunculkan klaster baru penularan Covid 19. Karena pilkada ini tentu akan menghadirkan atau melibatkan banyak orang,” jelasnya.

Penulis : Sadaruddin

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...