Wagub Sultra Positif Covid, Puluhan Wartawan Konawe Jalani Rapid Test

345
 

Kendari, Inilahsultra.com – Setelah Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Tenggara (Sultra) Lukman Abunawas dinyatakan positif covid-19, puluhan wartawan di Kabupaten Konawe menjalani rapid test di Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe, Kamis (3/9).

“Banyak wartawan yang berkecimpung di Konawe dirapid. Semua non-reaktif,” kata Kepala Dinas Kesehatan Konawe Mawar Taligana saat dihubungi, Kamis 3 September 2020.

- Advertisement -

Ia menyebut, untuk pejabat daerah sejauh ini belum ada yang meminta untuk menjalani rapid maupun swab. Sebab, kata dia, Lukman Abunawas tidak melakukan kunjungan kerja di Konawe.

“Kalau keluarganya di Unaaha ada enam orang datan rapid. Mereka kemauan sendiri datang,” tuturnya.

Sementara itu, Masjaya salah satu wartawan di Konawe menyebut, mereka terpaksa melakukan rapid test karena pernah meliput kegiatan Wagub Sultra Lukman Abunawas saat berkunjung di Kolaka Timur.

“Ada puluhan yang rapid tadi, hasilnya non-reaktif,” imbuh Masjaya.

Sebelum terinfeksi covid, Lukman Abunawas diketahui mengikuti berbagai kegiatan di Sultra. Di antaranya pada 21 Agustus 2020 menghadiri kegiatan partai di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep).

Setelah itu, Lukman Abunawas turut mendampingi kunjungan Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia (Wamen PUPR), John Wempi Wetipo saat peninjauan progres pekerjaan jembatan Sungai Rahabangga di Kabupaten Konawe, pada Selasa 25 Agustus 2020.

Pada 26 Agustus 2020, Lukman Abunawas mengikuti pelantikan dan pengukuhan pengurus DPP Lembaga Adat Tolaki (LAT) Sultra di salah satu hotel di Kota Kendari.

Pada Kamis, 27 Agustus 2020, Lukman Abunawas kemudian melakukan perjalanan ke Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) untuk menghadiri deklarasi pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Samsul Bahri Madjid-Andi Merya Nur.

Pada Jumat, 28 Agustus 2020, Wagub Lukman Abunawas ikut menghadiri pelantikan pejabat eselon II lingkup Pemprov Sultra yang digelar di Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur.

Acara ini turut dihadiri oleh Gubernur Sultra Ali Mazi, Ketua DPRD Sultra dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sultra.

Untuk itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sultra M Ridwan mengimbau kepada masyarakat yang sudah kontak langsung dengan Wagub Sultra agar segera memeriksakan diri.

“Teman-teman handai taulan atau yang pernah kontak dengan beliau diharapkan periksakan diri,” imbaunya.

Dalam kesempatan yang sama, Ridwan meminta doa masyarakat Sulawesi Tenggara untuk kesembuhan mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra tersebut.

“Agar seluruh masyarakat mendoakan semoga beliau dalam lindungan Allah SWT,” pungkasnya.

Sementara itu, Gugus Tugas Covid-19 Sulawesi Tenggara (Sultra) menyatakan kondisi kesehatan Wakil Gubernur Sultra Lukman Abunawas mulai pulih.

“Kondisinya baik dan stabil, gejala sudah hampir tidak ada lagi,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sultra La Ode Rabiul Awal kepada wartawan, Rabu (2/9).

Rabiul menyebut, Lukman Abunawas mengeluhkan batuk dan pilek pada Senin 31 Agustus 2020. Kemudian tim kesehatan melakukan swab dan hasilnya positif.

Setelah dinyatakan positif, politikus Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Sultra itu langsung diisolasi di ruang VVIP khusus di Rumah Sakit Bahteramas Kendari.

“Yang paling aneh itu, menurut teman sejawat dokter yang sempat periksa beliau sebelum ke rumah sakit, kondisi awal-awal pada Sabtu itu batuk dan pilek. Tetapi setelah diberikan obat, sudah (membaik),” jelasnya.

Rabiul mengaku, tim medis juga sudah melakukan pemeriksaan penunjang berupa tes laboratorium dan kondisinya baik.

Ia menambahkan, kondisi Lukman Abunawas tidak mengkhawatirkan, relatif baik tanpa bantuan oksigen dan pemberian infus.

“Insya-Allah bisa pulih,” tuturnya.

Rabiul tidak mengetahui dimana Lukman Abunawas terinfeksi. Namun, sebagai seorang pejabat apalagi politikus memiliki jam terbang aktivitas yang sangat tinggi.

“Secara umum aktivitasnya sebagai tokoh sangat tinggi,” imbuhnya.

Lukman Abunawas dinyatakan positif virus corona sejak Senin (31/8). Namun baru diumumkan dua hari kemudian.Pengumuman status Wagub Sultra menunggu persetujuan dari yang bersangkutan.

“Setelah ada persetujuan dari pak wagub baru kami sampaikan,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sultra M Ridwan.

Penulis : Pandi

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...