Ulasan Konsep Setiap Lantai Gedung Perpustakaan Modern Sultra

378
 

Kendari, Inilahsultra.com – Pembangunan gedung perpustakaan modern Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) diperkirakan rampung pada Desember 2020 mendatang. Nantinya, interior setiap lantai akan dipoles.

Diperkirakan perpustakaan ini akan beroperasi pada bulan Juni 2021 mendatang.

- Advertisement -

Perpustakaan ini dibangun dengan konsep inviting people. Sehingga bisa mengundang orang hadir di perpustakaan dan mengakomodir kebutuhannya dengan menyiapkan ruang dan suasana yang nyaman. Kita akan mencoba mengulasnya lantai demi lantai.

Pada lantai satu, setelah pintu masuk utama, akan terpampang meja informasi tempat bertanya menyangkut layanan maupun fasilitas perpustakaan.

Sayap kanan gedung terdapat petugas loker yang akan melayani. Di sebelahnya terdapat minimarket. Di sayap kiri gedung, terdapat fasilitas layanan fotocopi.

Di sebelahnya, ruangan untuk layanan Online Public Access Catalogue (OPAC) atau layanan penelusuran buku berbasis online. Sebelum masuk ke ruangan berbentuk bundar, di kanan kiri terdapat toilet, khusus untuk laki-laki, wanita, dan difabel. Di lantai-lantai selanjutnya, fasilitas toilet selalu ada.

Setelah masuk ke ruangan bundar tadi, bergerak dari sayap kanan searah jarum jam, akan berjejer berbagai layanan. Mulai layanan keanggotaan, layanan pengembalian buku mandiri, dan ruang komputer CCTV. Di ruangan ini juga terdapat zona promosi budaya gemar membaca. Sebuah kafetaria melengkapinya.

Di bagian tengahnya, display buku berbentuk lingkaran, yang dapat berfungsi ganda sebagai toko buku, jika nantinya ada kebutuhan pengujung untuk berbelanja buku. Pos keamanan terdapat di ruangan ini.

Berikutnya di lantai dua. Ada ruang bioskop, yang juga bisa dimanfaatkan sebagai ruang kuliah umum. Di lantai ini, ada ruang buku cadangan. Lalu ada rumah edukasi narkoba, kerjasama antara Pemprov dengan Polda Sultra. Bagi umat Muslim, disiapkan sebuah musala untuk salat.

Di bagian belakang (gedung bundar), terdapat layanan khusus koleksi anak, lansia, dan disabilitas. Berhadapan dengan ruangan ini, sebuah ruang belajar dengan fasilitas internet, serta sebuah meja informasi di sebelahnya.

Pada lantai tiga, ada ruang rapat. Di depannya ruang seminar atau ruang bedah buku. Di ruang utama yang berbentuk bundar itu, dipenuhi dengan koleksi buku beserta tempat membacanya.

Di tempat inilah, seluruh koleksi buku perpustakaan ditempatkan. Sebuah meja informasi disiapkan untuk melayani pengunjung.

Naik ke lantai empat, akan ditemukan ruang terbuka yang lapang. Kira-kira semacam balkon untuk bersantai dan ngobrol. Di bagian belakang pada gedung bundar, terdapat layanan koleksi berkala, ruang koleksi referensi, dan layanan koleksi deposit.

Sedikit pengertian tentang tiga layanan koleksi di atas. Yang dimaksud koleksi berkala adalah koleksi yang berasal dari berbagai terbitan berkala seperti prosiding, jurnal, majalah, dan koran.

Adapun koleksi referensi, terdiri dari kamus, ensiklopedi, handbook, manual, dan guide dari berbagai disiplin ilmu. Termasuk pula indeks, katalog, dan abstrak. Juga dapat berupa almanak, laporan tahunan, dan buku tahunan.

Koleksi ini akan membantu pengunjung menemukan literatur atau informasi untuk kegiatan penelitian maupun penulisan ilmiah.

Sedangkan koleksi deposit merupakan koleksi lokal yang dimiliki oleh suatu daerah dimana setiap perpustakaan daerah berkewajiban menyimpan dan melestarikan koleksi tersebut baik dalam bentuk karya cetak maupun karya rekam.

Pada lantai ini juga terdapat ruangan dua kepala bidang beserta tiga kepala seksi masing-masing. Di kanan dan kirinya terdapat ruang server dan ruang pengolahan bahan pustaka. Sebuah meja informasi terletak di tengah-tengah.

Selanjutnya, lantai lima. Di lantai ini, ruangan sudah tidak lagi sama dengan lantai-lantai di bawahnya. Pada lantai sebelumnya, gedung terdiri atas dua bentuk. Persegi dan bundar. Di lantai lima ini, gedung berbentuk persegi tidak ada lagi. Tersisa hanya gedung yang bundar.

Ada ruang baca yang disiapkan. Di lantai ini dilengkapi pula dengan layanan naskah kuno dan layanan audio visual/multimedia, dan sebuah ruang executive lounge.

Di sampingnya, ruangan seorang kepala bidang beserta tiga seksi. Juga terdapat meja informasi. Dalam rangka melindungi bahan pustaka dan arsip, disiapkan pula ruang konservasi yang terletak di lantai ini.

Pada lantai enam, diperuntukkan sebagai ruang kepala dinas dan sekretaris dinas beserta para kasubagnya. Dilengkapi dengan meja informasi, ruang staf, ruangan kelompok jabatan fungsional, ruang rapat, dan sebuah mushallah.

Di lantai terakhir atau lantai tujuh, ruang baca terbuka, cafe baca, dan studio yang dilengkapi sebuah panggung. Masih terdapat ruang staf di lantai ini. Sebuah ruang fumigasi disiapkan di lantai ini untuk mengawetkan koleksi yang dimiliki.

Sebagaimana namanya, fumigasi yang berarti pengasapan, dilakukan agar koleksi buku awet dan dijauhi oleh musuh bahan pustaka seperti kecoak, kutu buku, rayap, ngengat, silver fish dan sejenisnya. Buku-buku yang sudah difumigasi akan awet dan tidak berubah warna.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Sultra Nur Shaleh mengatakan, untuk melengkapi koleksi perpustakaan nantinya akan disiapkan film dokumenter tentang pembentukan Provinsi Sulawesi Tenggara dan pemekaran daerah-daerah.

Juga akan melakukan penelusuran naskah sumber yang ada di daerah lain, serta mewujudkan perpustakaan digital.

“Oh iya, jangan khawatir bakal ngos-ngosan naik turun tangga hingga ke lantai tujuh. Gedung ini akan dilengkapi dengan lift untuk memudahkan anda bergerak dari lantai ke lantai,” tuturnya.

Editor: Din

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...