Pemkot Kendari Diminta Evaluasi Kebocoran PAD

371
 

Kendari, Inilahsultra.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari untuk mengevaluasi sumber kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ketua Komisi II Andi Sulolipu mengatakan, ada beberapa sumber PAD dinilai tidak dikelola dengan baik, seperti persoalan pajak parkir dan pajak reklame yang saat ini masih dipermasalahkan.

- Advertisement -

“Kebocoran PAD yang menonjol kita lihat dari sektor pajak parkir, pajak reklame tidak dikelola dengan baik sebagai sumber pendapatan Kota Kendari dan masih juga sumber lainnya harus diidentifikasi,” kata Andi Sulolipu saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini.

Untuk itu, ia meminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) bekerja secara serius dan maksimal dalam mengelola sumber-sumber PAD dengan baik dan harus terbuka.

“Saya yakin kalau sumber pendapatan dikelola dengan bak, PAD Kota Kendari bisa meningkat dan perekonomian bisa berjalan dengan baik,” jelasnya.

Dikonfirmasi terkait kebocoran PAD kepada Kepala Bapenda Kota Kendari Sri Yusnita mengatakan, dirinya mengakui ada kebocoran PAD, tapi pihaknya masih menunggu audit dari pihak yang berwenang.

“Tidak bisa juga kita katakan kita bersih. Kita menunggu hasil audit atau pemeriksaan yang berwenang saja,” kata Sri Yusnita saat ditemui di salah satu Hotel di Kendari.

Saat ditanya berapa kebocoran PAD Kota Kendari, ia mengatakan, saat ini belum bisa dipastikan berapa kerugian karena masih menunggu audit dari pihak berwenang.

Untuk mencegah kebocoran PAD, kata mantan Kepala Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Kendari ini, pihak akan melaksanakan dan memaksimalkan sistem layanan pembayaran pajak secara online.

“Kita akan maksimalkan dan melaksanakan layanan secara online. Kita juga mengedukasi petugas-petugas pajak mengubah budaya cara kerja pembayaran pajak dari pajak tunai menjadi non tunai,” tutupnya.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...