43 KK Komunitas Adat Terpencil di Buton Terima Bantuan Jadup

224
 

Pasarwajo, Inilahsultra.com – Sebanyak 43 Kepala Keluarga (KK) masyarakat Komunitas Adat Terpencil (KAT) Dusun Bajo Desa Benteng Kecamatan Lasalimu Kabupaten Buton mendapat bantuan sosial jaminan Hidup (Jadup) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Sosial.

Bantuan ini langsung disalurkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton pada warga setempat di Balai Dusun Bajo, Minggu 20 September 2020.

- Advertisement -

Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tenggara, Hj. Andi Bihkri Abas mengatakan, salah satu rangkaian dari program pemberdayaan sosial komunitas adat terpencil ini adalah penyerahan bantuan jaminan hidup untuk tahun pertama warga komunitas adat terpencil Dusun Bajo, sebanyak 43 KK.

Kata dia, Jadup yang disalurkan setiap KK terdiri beras 25 Kg,Terigu 1 Kg, minyak goreng 1 Kg, gula pasir 1 Kg, dan teh sebanyak 50 sachet. Jadup akan diberikan selama 6 bulan.

Menurut dia, pada tahun 2020 ini Dusun Bajo dilakukan pembangunan pemukimanan warga KAT sebanyak 43 unit. Saat ini volume pekerjaan sudah mencapai 30 persen.

“Kondisi terakhir sudah terpasang tiang hingga rangka atas,” ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, dalam rangka peningkatan ekonomi masyarakat KAT, juga disalurkan bantuan alat perikanan, alat rumah tangga, dan bibit perikanan.

“Semua bantuan tersebut sedang dalam proses pengadaan. Insya Allah Oktober direncanakan telah terealisasi,” ujarnya.

Untuk pembangunan perumahan, kata dia, direncanakan selesai pada November mendatang.

“Mudah-mudahan itu bisa terlaksana dengan baik,” tambahnya.

Bupati Buton, La Bakry menjelaskan, kehadirin Pemkab Buton bersama rombongan merupakan suatu bentuk kesyukuran. Terlebih untuk masyarakat Dusu Bajo yang mendapatkan bantuan dalam rangka program Kementerian Sosial Republik Indonesia.

“Beberapa waktu yang lalu saya bersama Kadis juga bertemu bapak menteri. Mudah-mudahan tahun depan juga ditambah lagi dengan dusun atau desa-desa yang lain. Buat komunitas Bajo kita,” ujarnya.

“Karena ini sudah merupakan komitmen pemerintah pusat maupun daerah provinsi maupun kabupaten bahwa seluruh masyarakat Indonesia harus tersentuh program-program yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan,” imbuhnya.

Politikus Partai Golkar ini menjelaskan, jaminan hidup kali ini merupakan bantuan tahap pertama. Rencanya bantuan ini akan diberikan selama dua tahun.

“Jadup ini tidak banyak. Namun setidaknya dapat meringankan beban masyarakat komunitas adat terpencil di Desa Benteng,” kata La Bakry.

Orang Nomor Satu di Buton ini mengungkapkan, bantuan Jadup tersebut sangat membantu disaat pandemi Covid-19 saat ini.

“Sebelum nanti betul-betul kita on lagi kita punya mata pencaharian. Apa lagi nanti ada bantuan bibit untuk pelihara ikan ya. Itu akan sangat membantu sekali,” ujarnya.

Saat penyerahan bantuan tersebut, turut hadir Wakil Bupati Buton Iis Elianti, Sekda Buton La Ode Zilfar Djafar, Anggota DPRD Buton La Subu, Kapolsek Lasalimu Iptu La Abudi, dan sejumlah OPD.

Reporter: LM Arianto

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...