Gegara Corona, Gaji ASN Pemprov Sultra di Bulan Oktober Bakal Terlambat Cair

1002
 

Kendari, Inilahsultra.com – Akibat virus corona yang menginfeksi sejumlah aparatur sipil negara (ASN) di Pemprov Sulawesi Tenggara, gaji abdi negara tingkat Pemprov pada Oktober 2020 diperkirakan bakal terlambat cair.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sultra Ridwan Badallah menyatakan, penyebaran wabah Covid-19 di wilayah Kota Kendari mulai menyasar kawasan-kawasan perkantoran. Sejumlah pegawai di kantor pemerintah lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) telah dinyatakan positif.

- Advertisement -

Per hari Senin (21/9/2020), sebanyak 35 orang pegawai di lingkup Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sultra menjalani swab setelah tiga orang pegawai di kantor itu dinyatakan terkonfirmasi positif.

“Sejak tanggal 21-30 September, kantor BPKAD ditutup. Mereka baru akan beraktivitas kembali pada tanggal 1 Oktober mendatang,” jelas Ridwan di kantornya, Selasa (22/9/2020).

Dengan demikian, kata Ridwan, pegawai di lingkup Pemprov Sultra akan mengalami keterlamabatan gaji untuk bulan Oktober.

Selain itu, proses pemeriksaan keuangan yang sedang dilaksanakan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di kantor BPKAD terpaksa dipindahkan. Mereka akan melakukan audit langsung di kantor BPK Sultra.

Ridwan menambahkan, selain di BPKAD Sultra, virus corona juga menginfeksi beberapa pegawai di Kantor Biro Ekonomi Sekretariat Daerah Provinsi Sultra.

Akibatnya, pegawai terpaksa memberlakukan work from home (WFH) total menyusul adanya dua orang pegawainya yang terkonfirmasi.

Pemberlakuan WFH dimulai sejak 17 September lalu dan dijadwalkan berlangsung hingga 26 September mendatang.

Proses tracing akan terus dilakukan, bukan hanya pegawai. Tapi juga semua orang yang beraktivitas di lingkup sekretariat daerah (setda), termasuk di antaranya pekerja jasa fotokopian, cleaning service, dan juga pedagang keliling yang saban hari berjualan di lingkungan setda.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...