Massa Demo Kasus Randi-Yusuf Bentrok dengan Polisi di Mapolda Sultra

1365
 

Kendari, Inilahsultra.com – Ratusan massa aksi dari berbagai organisasi mahasiswa, menggelar aksi ujuk rasa di perempatan Polda Sultra, 26 September 2020. Sejak pagi, massa sudah berkumpul di perempatan Polda Sultra.

Mereka mendesak pihak Kepolisian agar menuntaskan kasus kematian dua mahasiswa Universitas Haluoleo (UHO) Randi dan Muh Yusuf Kardawi.

- Advertisement -

Genap satu tahun, kasus kematian Almarhum Randi-Yusuf baru menetapkan satu tersangka yakni Brigadir AM yang saat ini masih menjalani proses sidang.

Pantauan media ini, awalnya massa berorasi sesuai dengan beberapa poin tuntutan. Massa mencoba memaksa masuk menerobos pagar duri yang sudah dipasang oleh polisi.

Selang beberapa jam kemudian, helikopter milik Polda Sultra diturunkan untuk membubarkan massa. Heli tersebut, terbang rendah tempat berkumpulnya massa. Kerumunan massa berhamburan.

Tak lama kemudian, massa kembali maju ke depan dekat dengan barikade polisi. Mereka kembali menyuarakan penanganan kasus Randi-Yusuf. Sekira pukul 15.00 WITa, massa aksi terlibat saling lempar batu dengan polisi.

Hingga akhirnya, polisi mengerahkan dua mobil water cannon diiringi tembakan gas air mata ke arah mahasiswa.

Mahasiswa tidak mundur begitu saja, mereka memberi perlawanan dengan melempar batu ke arah polisi. Sehingga polisi memberi peringatan tegas, agar mahasiswa tidak melakukan demo anarkis.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih berupaya membubarkan massa. Namun, sebagian massa masih bertahan di tempat.

Penulis : Onno

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...