GMNI : Polisi Bubarkan Massa Pakai Helikopter Jadi Pemicu Kericuhan

1270
 

Kendari, Inilahsultra.com – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kendari mengecam tindakan kepolisian yang membubarkan massa aksi menggunakan helikopter di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sultra, pada Sabtu 26 September 2020.

Ketua Bidang Organisasi GMNI Kendari Saswal Ukba mengatakan, aksi yang dilakukan di Mapolda Sultra dalam rangka mengenang dan mencari keadilan kasus penembakan almarhum Randi-Yusuf.

- Advertisement -

Namun, lanjut dia, pengamanan demonstrasi di Mapolda Sultra menggunakan helikopter dalam membubarkan massa aksi.

Menurut dia, pembubaran massa menggunakan helikopter sangat bertentangan dengan Undang-Undang Pengamanan Unjuk Rasa, yang sangat jelas tertuang dalam Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2012 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Pelayanan, Pengamanan, Dan Penanganan Perkara Penyampaian Pendapat di Muka Umum.

Kemudian, penyelenggaraan pengamanan unjuk rasa bahwa kepolisian harus memberikan rasa aman kepada pengunjuk rasa dan mencegah terjadinya gangguan pelaksanaan kegiatan unjuk rasa yang dilakukan.

“Kami dari GMNI Kendari mengecam keras atas tindakan pembubaran masa aksi September Berdarah (Sedarah) menggunakan helikopter, karena bentuk pengamanan seperti itu merupakan pemicu kericuhan aksi yang buntut sampai larut malam,” ujarnya.

Selain, kata Saswal Ukba, GMNI Kendari meminta Kapolda Sultra untuk bertanggungj awab atas kericuhan yang terjadi, karena kepolisian memancing massa aksi dengan helicopter.

“Sebagai kepala kepolisian tertinggi di Sultra, kami minta Kapolda Sultra bertanggungjawab atas kericuhan aksi hari ini, karena telah memancing kemarahan massa aksi dengan menerbangkan helikopter ditengah-tengah perkumpulan massa yang sedang mengemukakan pendapat di muka umum,” tutupnya.

Untuk diketahui, mahasiswa melakukan unjuk rasa atau demonstrasi di Mapolda Sultra mengenang dan meminta keadilan satu tahun tertembaknya almarhum Randi-Yusuf pada saat aksi 26 September 2019 di Kantor DPRD Sultra diusut tuntas secara terang benderang.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...