Perhimpunan Mahasiswa Katolik Kendari Kecam Tindakan Represif Polisi

3771
 

Kendari, Inilahsultra.com – Ketua DPC Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang kendari, Lahaji Teodorus, mengecam tindakan represif yang dilakukan oleh aparat kepolisian dalam melakukan pengamanan aksi ujuk rasa, Sabtu, 26 September 2020 di sekitaran Polda Sultra.

“Aksi yang digelar, untuk memperingati satu tahun kasus penembakan Randi dan Yusuf Kardawi yang meninggal dunia dalam aksi demonstrasi, 26 September 2019 lalu. Genap satu tahun, namun belum juga menemui kejelasan hukum,” ucap Teodorus, Senin 28 September 2020.

- Advertisement -

Menurutnya, tindakan polisi dengan membubarkan massa menggunakan helikopter telah menyalahi prosedur penanganan demonstrasi sebagaimana yang tercantum dalam Peraturan Kapolri Nomor 2 Tahun 2019.

“Tindakan pengamanan masa aksi yang dilakukan oleh pihak Polda Sultra diluar dari pada ketentuan pedoman pengamanan, ini sudah lewat batas. Dimana mereka menggunakan heli untuk membubarkan masa aksi,” tegasnya.

Tak hanya itu, dalam proses pengamanan itu, terjadi beberapa tindakan represif yang dilakukan oleh oknum aparat. Hal ini juga bertentangan dengan prosedur penanganan masa aksi sebagaimana tercantum dalam Peraturan Perkapolri nomor 7 tahun 2012 tentang Pedoman Pelayanan, Pengamanan, dan Penanganan Penyampaian Pendapat di Muka Umum.

“Kami juga menilai bahwa aksi demonstrasi ini akan terus dilakukan dan tidak menutup kemungkinan akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, mengingat kekesalan elemen-elemen pergerakan yang berdasar pada penanganan kasus meninggalnya kedua rekan juang demokrasi yang terkesan lambat dan tidak progresif,” katanya.

“Hal ini akan terus terulang dengan pola yang sama dan bisa saja akan lebih parah lagi, jika akar masalahnya tidak segera di selesaikan,” bebernya.

Selain itu, Teodorus meminta agar proses hukum ini segera diselesaikan sesegera mungkin, agar situasi kembali kondusif dan berjalan normal.

“Kita meminta kepada pihak Kepolisian. Baik itu Kapolri dan Kapolda Sultra serta pihak Kejaksaan untuk segera menyelesaikan perkara ini dengan Transparan dan kolaborasi yang baik di antara dua institusi penegak Hukum ini,” pungkasnya.

Penulis : Onno

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...