Pengelola Bidik Misi UHO Geram karena Beasiswa Jadi Ajang Kampanye Pilkada

2850
 

Kendari, Inilahsultra.com Ketua Pengelola Beasiswa Bidik misi dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari Pendais Haq geram dengan ulah segelintir orang yang membawa-bawa beasiswa bidik misi dalam kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020.

Pendais Haq menegaskan, penerima beasiswa bidik misi tak ada kaitannya dengan politik dimana pun.

- Advertisement -

“Kita profesional dan tidak ada kaitannya dengan Pilkada. Jadi, jangan ada yang mencoba mencatut nama saya atau menjanjikan beasiswa bidik misi,” kata Pendais Haq saat dihubungi Inilahsultra.com, Kamis 1 Oktober 2020.

Pendais mengaku, isu yang berkembang bahwa namanya dicatut termasuk mengatasnamakan bidikmisi/KIP kuliah UHO untuk mengarahkan pada salah satu pasangan calon Pilkada.

“Itu tidak benar, apa lagi melakukan ancaman akan mengeluarkan mereka dari bidikmisi itu sungguh tidak benar dan fitnah,” kata Pendais Haq.

Bagi mahasiswa peserta bidikmisi UHO yang sedang menghadapi Pilkada di tujuh daerah di Sultra termasuk di kampung halamannya di Kabupaten Muna, diberikan kebebasan untuk memilih sesuai hati huraninya.

“Dan sama sekali tidak berkonsekuensi pada statusnya sebagai penerima beasiswa bidikmisi UHO,” tuturnya.

Pendais mengaku, tak ada hubungannya dukungan mahasiswa di Pilkada dengan statusnya penerima beasiswa bidik misi.

“Evaluasinya sesuai pedoman Bidikmisi di antaranya evaluasi akademik, keaktifan, dan karakter,” pungkasnya.

Penulis : Pandi

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
2
Komentar
loading...