1.461 KPM di Buton Terima Bantuan Beras dari Kemensos

197
 

Pasarwajo, Inilahsultra.com – Sebanyak 1.461 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Pasarwajo Kabupaten Buton mendapat Bantuan Sosial (Bansos) beras masing-masing 45 kg dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

Bupati Buton La Bakry secara simbolis menyerahkan bantuan tersebut di tiga titik lokasi yaitu di Kantor Desa Kabawakole, Gedung Wakaaka, dan Baruga Holimombo Kecamatan Pasarwajo, mulai pukul 09.00-15.00 Wita, Minggu 4 Oktober 2020.

- Advertisement -

Penyerahan bantuan sengaja tidak dipusatkan di satu lokasi untuk mencegah kerumunan massa dan menghindari penularan Covid-19 di masa pandemi ini.

Bupati Buton La Bakry meminta Kemensos menambah bantuan pangan kepada warga Buton yang terdampak Covid-19. Sehingga bisa meringankan beban masyarakat di masa pandemi ini.

Sebenarnya, lanjut dia, bantuan PKH berbentuk uang dan telah diberikan sebelum Covid-19. Sehingga penerima tidak lagi mendapatkan BLT (Bantuan Langsung Tunai).

“Dan kami meminta kepada pihak Kementerian Sosial untuk ditambahkan bantuan pangan berupa beras untuk tiga bulan dan Alhamdulillah dipenuhi. Bantuan beras pada hari ini sudah kami serahkan. Semoga dapat meringankan beban masyarakat Kabupaten Buton yang makin terhimpit akibat Covid-19 dan dapat meningkatkan imun tubuh,” ungkapnya.

Politikus Partai Golkar ini menambahkan, masing-masing Kepala Keluarga (KK) mendapat bantuan 45 kg beras atau tiga karung beras ukuran 15 kg.

Kepala Dinas (Kadis) Sosial Kabupaten Buton Asnawi Jamaluddin mengatakan, penyerahan bantuan ini akan dilakukan di seluruh Kecamatan dimulai dengan Kecamatan Pasarwajo pada sebanyak 1.461 KPM.

“Total untuk Kabupaten Buton sejumlah 4.841 KPM di seluruh kecamatan. Kalau mau dirincikan 321 Kecamatan Wolowa, 416 Wabula, 921 Siotapina, 1.461 Pasarwajo, 761 Lasalimu Selatan, 467 Lasalimu, dan 554 Kapontori,” rincinya.

Dia mengungkapkan, mekanisme penyaluran bantuan beras agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, pihaknya sudah mengingatkan kepada para pendamping agar membagikan bantuan dengan tertib dan tidak berkerumun. Bahkan dipastikan seluruh KPM akan mendapatkan bantuan sesuai jumlah yang telah ditentukan.

“Sebelumnya kami sudah menyampaikan kepada pendamping dan petugas Dinas Sosial untuk mereka bagi dengan tidak berkurumun, tertib dengan menerapkan protokol kesehatan”, pungkasnya.

Ia menambahkan, saat ini masih terus melakukan pendataan terhadap warga yang layak menerima bantuan agar dilaporkan pada Kementerian Sosial.

“Ada imbauan dari kementerian untuk kami melakukan minimal satu kali bahkan dua kali pendataan dalam satu tahun karena adanya warga yang pindah, menikah maupun meninggal dunia sehingga bantuan yang diserahkan bisa tepat sasaran,” tuturnya.

Reporter: LM Arianto

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...