Alat PCR RS Bahteramas Tak Berfungsi, Sampel di Sultra Dikirim ke Makassar

510
 

Kendari, Inilahsultra.com – Alat polymerase chain reaction (PCR) milik Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tidak berfungsi. Akibatnya, banyak sampel yang menumpuk dan sebagian dikirim ke Laboratorium Makassar Sulawesi Selatan.

“PCR tidak running,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sultra La Ode Rabiul Awal, Selasa 5 Oktober 2020.

- Advertisement -

Ia menyebut, dua alat PCR Pemprov Sultra tidak bisa berfungsi karena microcentrifuse-nya mengalami kerusakkan sehingga tidak bisa melakukan ekstraksi terhadap sampel.

“Microcentrifuse digunakan saat ekstraksi, sebelum masuk running PCR,” bebernya.

Pada 5 Oktober 2020, jumlah kasus yang dilaporkan gugus tugas terbilang sedikit dari biasanya yang hanya tiga kasus terdiri dari Kota Kendari 2 kasus dan Konawe 1 kasus.

Menurut Wayong, hasil tiga kasus ini diperoleh dari tes cepat molekuler (TCM).

“Sampel sementara dikirim ke Makassar,” katanya.

Selain dua alat PCR milik Pemprov Sultra, satu alat lainnya ada di Kabupaten Kolaka Utara milik pemda setempat. Namun, kata Rabiul, pihaknya tidak mengirim ke Kolaka Utara karena dikhawatirkan sampel menumpuk di sana.

Selain itu, selain sampel, reagens juga harus disediakan di sana.

“Sampel Kota Kendari selama 1 mingguan ini sudah rutin dikirim ke BBLK Makassar karena spesimen banyak,” imbuhnya.

Sejauh ini, dua alat yang mengalami kerusakkan itu tengah diupayakan oleh tim teknsi dari laboratorium dan Dinkes Sultra untuk diperbaiki.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...