Dinkes Sultra Punya Stok 24.644 Rapid Test

303
 

Kendari, Inilahsultra.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulawesi Tenggara (Sultra) memiliki stok alat rapid test sebanyak 24.644 buah.

Dalam rilis yang diterima Inilahsultra.com dari Dinkes Sultra, total rapid test yang dikirim sebanyak 134.775 buah.

- Advertisement -

Sebanyak 110.131 buah sudah digunakan dan yang dinyatakan reaktif sebanyak 2.770 orang dan non-reaktif sebanyak 106.462 orang dan invalid 899 orang.

“Sedangkan jumlah rapid test yang belum terpakai sebanyak 24.644 buah,” tulis rilis Dinas Kesehatan Provinsi Sultra.

Rapid test merupakan alat skrining yang selama ini digunakan pemerintah. Namun untuk diagnostic pasien terinfeksi virus menggunakan alat test PCR swab.

Beberapa kasus, rapid test ini memiliki tingkat akurasi rendah. Sehingga, pasien yang dinyatakan non-reaktif bisa saja positif covid, begitu pun sebaliknya.

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sulawesi Tenggara (Sultra) melaporkan penambahan 65 kasus baru virus corona di Bumi Anoa, Rabu 14 Oktober 2020.

Sebanyak 65 kasus itu ditemukan di dua kabupaten atau kota yakni, Kota Kendari 35 kasus dan Konawe 30 kasus.

“Total kasus positif covid-19 Sultra berjumlah 3.800 kasus,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sultra La Ode Rabiul Awal dalam rilisnya.

Di hari yang sama, terjadi penambahan 46 kasus sembuh yang berasal dari Kota Kendari 32 orang, Buton Tengah 1 orang, Konawe Selatan 1 orang dan Konawe 12 orang.

“Sehingga total pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 2437 kasus,” bebernya.

Penambahan kasus sembuh dan positif diikuti peningkatan kasus pasien meninggal. Seorang pasien covid asal Kabupaten Konawe dilaporkan meninggal dunia.

“Terjadi penambahan 1 kasus meninggal sehingga total pasien yang dinyatakan meninggal sebanyak 67 kasus,” imbuhnya.

Saat ini, tercatat pasien positif yang masih dalam perawatan sebanyak 1.296 kasus. Sementara kasus kontak erat terjadi pengurangan 117 kasus, sehingga total berjumlah 1471 kasus.

Kasus suspek terjadi penambahan 5 kasus, sehingga total kasus suspek sebanyak 123 kasus.

Rabiul menyebut, masih banyak kasus virus corona di tengah masyarakat. Untuk itu, ia mengimbau agar warga tetap patuh menerapkan protokol kesehatan.

Misalnya, tetap memakai masker ketika berada di luar rumah, menjaga jarak satu sama lain, rajin cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir dan bila perlu mengurangi aktivitas di luar jika hal yang tidak terlalu penting.

“Sebab, kita tidak tahu di luar sana, bisa jadi kita sebagai penular atau ditulari oleh orang lain. Pentingnya kita waspada terhadap bahaya virus corona ini,” imbaunya. ADS

Penulis : Pandi

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibuwajibpakaimasker
#ingatpesanibuwajibjagajarak
#ingatpesanibuwajibcucitangan
#wajibpakaimasker
#wajibjagajarak
#wajibjagajarakhindarikerumunan
#wajibcucitangan
#wajibcucitangandengansabun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...