Pasien Meninggal Akibat Covid di Sultra Bertambah Satu Orang

615
 

Kendari, Inilahsultra.com – Pasien covid-19 di Sulawesi Tenggara (Sultra) bertambah satu dari Kabupaten Konawe. Pasien yang meninggal ini seorang perempuan berusia 62 tahun.

“Terjadi penambahan 1 kasus meninggal sehingga total pasien yang dinyatakan meninggal sebanyak 67 kasus,” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sultra La Ode Rabiul Awal, Rabu 14 Oktober 2020.

- Advertisement -

Rabiul menyebut, pasien dengan penyakit komorbid dan berusia tua paling rentan terinfeksi virus asal Wuhan China ini.

Untuk itu, Rabiul meminta masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan 3M berupa memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir serta menjaga jarak.

“Tiga hal ini paling dasar dalam memutus mata rantai penyebaran virus. Sebab, orang dengan sistem kekebalan tubuh mungkin tidak memiliki gejala, namun bisa menjadi penular bagi masyarakat kelompok rentan,” jelasnya.

Selain tambahan kasus meninggal, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sulawesi Tenggara (Sultra) juga melaporkan penambahan 65 kasus baru virus corona di Bumi Anoa di hari yang sama.

Sebanyak 65 kasus itu ditemukan di dua kabupaten atau kota yakni, Kota Kendari 35 kasus dan Konawe 30 kasus.

“Total kasus positif covid-19 Sultra berjumlah 3.800 kasus,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sultra La Ode Rabiul Awal dalam rilisnya.

Di hari yang sama, terjadi penambahan 46 kasus sembuh yang berasal dari Kota Kendari 32 orang, Buton Tengah 1 orang, Konawe Selatan 1 orang dan Konawe 12 orang.

“Sehingga total pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 2437 kasus,” bebernya.

Saat ini, tercatat pasien positif yang masih dalam perawatan sebanyak 1.296 kasus. Sementara kasus kontak erat terjadi pengurangan 117 kasus, sehingga total berjumlah 1471 kasus.

Kasus suspek terjadi penambahan 5 kasus, sehingga total kasus suspek sebanyak 123 kasus.

Rabiul menyebut, masih banyak kasus virus corona di tengah masyarakat. Untuk itu, ia mengimbau agar warga tetap patuh menerapkan protokol kesehatan.

Misalnya, tetap memakai masker ketika berada di luar rumah, menjaga jarak satu sama lain, rajin cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir dan bila perlu mengurangi aktivitas di luar jika hal yang tidak terlalu penting.

“Sebab, kita tidak tahu di luar sana, bisa jadi kita sebagai penular atau ditulari oleh orang lain. Pentingnya kita waspada terhadap bahaya virus corona ini,” imbaunya. ADS

Penulis : Pandi

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibuwajibpakaimasker
#ingatpesanibuwajibjagajarak
#ingatpesanibuwajibcucitangan
#wajibpakaimasker
#wajibjagajarak
#wajibjagajarakhindarikerumunan
#wajibcucitangan
#wajibcucitangandengansabun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...