Pemkab Buteng Tetapkan Perbup Penaganan Covid-19

244
 

Labungkari, Inilahsultra.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Tengah (Buteng) telah mengeluarkan payung hukum protokol penanganan Covid-19. Peraturan Bupati (Perbup) tersebu telah ditetapkan pada 9 September 2020 lalu.

“Lalu diundangkan berdasarkan berita daerah pada tanggal 10 September 2020,” ungkap Kabag Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Buteng Ahmad Shabir, Kamis 5 Oktober 2020.

- Advertisement -

Ia menjelaskan, penetapan Perbup tersebut berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 6 tahun 2020 tentang Penindakan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. Selain itu, ada juga Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 4 tahun 2020 Tentang Pedoman Teknis Penyusunan Pedoman Peraturan Kepala Daerah Dalam Rangka Penanganan dan Pencegahan Covid-19.

“Dari dasar itulah maka lahir Perbup Buton Tengah nomor 40 tahun 2020. Setelah lahir Perbup itu kita dari Bagian Hukum langsung mensosialisasikan hal itu di tujuh kecamatan,” jelasnya.

Untuk subjek dalam Perbup tersebut, lanjut Ahmad Sabir, terbagi tiga. Yakni bagi perorangan, pelaku usaha, dan pengelolah atau penyelenggara fasilitas umum.

“Untuk perorangan dia harus menjalankan 4M yakni mereka harus Mengunakan Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, dan Menghindari Kerumunan. Sementara bagi pelaku usaha dia menyiapkan sarana dan prasarana 4M itu yakni untuk karyawannya dan pengunjung yang datang di tempatnya. Jadi pelaku usaha itu menyiapkan cuci tangan dan sabun serta menyiapkan masker untuk karyawannya,” katanya.

Sementara untuk sanksi, dari subjek tersebut apabila masyarakat dan pelaku usaha tidak mematuhi protokol kesehatan, maka akan dikenakan sanksi, untuk masyarakat akan dikenakan sanksi sosial, sementara untuk pelaku usaha maka usahanya akan ditutup sementara sembari menyiapkan pencegahan 4M itu.

“Di Perbup juga sebenarnya ada sanksi administrasi namun hal itu kita belum berlakukan. Sanksi administrasi nanti berdasarkan surat keputusan bupati, tetapi sampai saat ini kita belum ada surat keputusan bupati itu,” paparnya.

Ia berharap, dengan adanya perbup tersebut masyarakat lebih mematuhi protokol kesehatan dan menjalankan 4M yakni mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, serta menghindari kerumunan.

Untuk pemerintah daerah sendiri sudah menyiapkan beberapa titik fasilitas cuci tangan di tempat umum, serta pemerintah daerah dan PKK Kabupaten Buton Tengah sudah sering melakukan sosialisasi dan membagikan masker di pasar-pasar dan fasilitas umum lainnya. ADS

Reporter: LM Arianto

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibuwajibpakaimasker
#ingatpesanibuwajibjagajarak
#ingatpesanibuwajibcucitangan
#wajibpakaimasker
#wajibjagajarak
#wajibjagajarakhindarikerumunan
#wajibcucitangan
#wajibcucitangandengansabun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...