KPID Sultra Koordinasi dengan Diskominfo Muna Terkait LPB Ilegal

396
 

Raha, Inilahsultra.com– Dalam rangka penertiban pelaku usaha Lembaga Penyiaran Berlangganan (LPB) ilegal di Kabupaten Muna, Molesara selaku Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Tenggara (Sultra), melakukan koordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Muna, untuk memastikan para pengusaha TV kabel yang tidak memiliki Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP).

Kunjungan ini diterima langsung oleh Kepala Bidang Pengelolaan Opini dan Aspirasi Publik Diskominfo Muna, Abdul Asis, kemarin.

- Advertisement -

Molesara menjelaskan, berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai sumber bahwa di Kabupaten Muna terdapat banyak pengusaha TV kabel yang tidak berizin.

“Setelah kami kroscek di Bank Data KPID untuk Pelaku Usaha TV kabel di Muna memang belum ada yang mengantongi izin. Dulu pernah ada, tapi sudah dicabut akibat tidak menunaikan kewajibannya secara berkesinambungan di Kementerian Kominfo,” ujarnya.

Itulah sebabnya, pihaknya sengaja melakukan koordinasi dengan Diskominfo Muna untuk memastikan siapa saja pelaku usaha TV Kabel di Muna.

“Minimal kami bisa dapat data (by name by address) untuk memudahkan kami mengidentifikasi pemilik TV Kabel,” tuturnya.

Molesara yang juga membidangi Perizinan mengungkapkan, bagi setiap pengusaha LPB wajib hukumnya tunduk dan patuh kepada amanah Undang-undang No. 32 tahun 2002 tentang penyiaran. Dimana, pasal 33 ayat 1 menyebutkan, bahwa sebelum menyelenggarakan kegiatannya lembaga penyiaran wajib hukumnya memperoleh izin penyelenggaraan penyiaran.

“Ini harus kita tertibkan, karena tidak memiliki izin alias ilegal. Bagi yang tidak patuh terhadap regulasi penyiaran, maka akan kita sidak bekerja sama dengan beberapa pihak terkait,” tegasnya.

Apalagi, sambung dia Kabupaten Muna saat ini sedang menghadapi Pilkada. Pihaknya khawatir, ada yang memproduksi siaran dengan menguntungkan salah satu pasangan calon.

“Kami khawatir jangan sampai ada LPB yang memproduksi siaran sendiri tentang salah satu kandidat atau menguntungkan sepihak. Apalagi penonton televisi di Muna kebanyakan menggunakan layanan siaran TV Kabel. Ini harus kita antisipasi,” imbuhnya.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...