Kuasa Hukum : Terduga Pelaku Penembak Mahasiswa Kendari Berpotensi Bebas

3385
10 Adegan Diperagakan dalam Rekonstruksi Penembakan Randi  

Kendari, Inilahsultra.com – Terdakwa Brigadir AM menjalani sidang lanjutan dengan agenda pemeriksaan terkait penembakan mahasiswa Universitas Haluoleo (UHO) Randi (21), sidang tersebut digelar secara virtual di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel), Selasa 20 Oktober 2020.

Kuasa Hukum terdakwa, Nasrudin SH MH menyebut dari segi pandangan hukumnya, kliennya (Brigadir AM) harusnya bebas. Sebab, jaksa sulit untuk membuktikan kalau AM yang menembak Randi.

- Advertisement -

“Kita belum tahu pandangan hakim seperti apa. Pandangan hukum saya, klien saya harusnya bebas karena jaksa sulit membuktikan itu, Hakim saja bingung sehingga belum bisa menyimpulkan,” ucap Nasrudin usai menghadiri sidang tersebut.

Menurutnya, dalil jaksa lemah karena tidak singkron antara dakwaan dengan fakta persidangan. Dalam dakwaan seolah-olah AM, tetapi fakta persidangan dan keterangan ahli tidak seperti itu.

“Tidak ada keterangan ahli balistik, berapa sisa jumlah peluru AM yang sudah dikeluarkan dari pistolnya,” ujarnya.

Sementara keterangan AM di depan Majelis Hakim, ia hanya melakukan tembakan peringatan ke udara satu kali bukan dua kali seperti dakwaan jaksa penuntut umum (JPU).

Kemudian, AM menyatakan bahwa peluru dari senjata yang dibawa saat itu lengkap 1O butir. Satu peluru ditembakkan ke udara satu kali, sisa peluru sembilan dan AM saat diperiksa oleh Propam tetap menjelaskan seperti itu.

Nasrudin menambahkan, di persidangan barang bukti pistol yang diperlihatkan tidak sesuai dengan keterangan saksi, ditambah lagi saksi dipaksa untuk menunjuk seseorang yakni AM.

“Kita kait-kaitkan semua, jadi dakwaan dan fakta tidak ketemu atau tidak singkron,” pungkasnya.

Penulis : Onno

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...