Sudah 2.978 Pasien yang Sembuh Corona di Sultra, 73 Orang Meninggal

172
 

Kendari, Inilahsultra.com Dari 4.381 pasien terkonfirmasi covid-19 di Sulawesi Tenggara (Sultra), sebanyak 2.978 orang sudah dinyatakan sembuh.

Pada hari ini, Rabu 21 Oktober 2020, terjadi penambahan 65 kasus sembuh yang berasal dari Konawe Selatan 7 orang, Kolaka Utara 27 orang, Kota Kendari 31 orang.

- Advertisement -

“Sehingga total pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 2.978 kasus,” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sultra La Ode Rabiul Awal dalam rilisnya.

Sejauh ini, sudah ada 73 pasien yang meninggal dunia akibat terinfeksi Covid. Sementara pasien yang masih menjalani perawatan sebanyak 1.330 kasus.

Di hari yang sama, dilaporkan terjadi penambahan 80 kasus baru virus corona, Rabu 21 Oktober 2020.

Penambahan 80 kasus positif itu berasal dari Kota endari 55 orang, Kota Baubau 4 orang, Buton Tengah 1 orang, Kolaka Timur 5 orang, Konawe Selatan 6 orang, Kolaka 2 orang, Muna 1 orang, Kolaka Utara 4 orang, Konawe 1 orang dan Konawe Kepulauan 1 orang.

Dengan tambahan 80 kasus baru ini, maka total kasus Covid di Sultra hingga saat ini sudah 4.381 kasus.

Kota Kendari merupakan daerah paling banyak ditemukan kasus Covid dengan jumlah 2.199 kasus. Kemudian disusul Kota Baubau 515 kasus, Buton 142 kasus dan Buton Tengah 142 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sultra La Ode Rabiul Awal dalam rilisnya mengatakan, selain penambahan kasus baru, pada hari ini
Untuk kasus kontak erat terjadi pengurangan 19 kasus, sehingga total berjumlah 1306 kasus. Sedangkan kasus suspek tidak terjadi perubahan kasus, sehingga total sebanyak 85 kasus.

Sebelumnya, Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Sultra La Ode Rabiul Awal menyebut, masih banyak kasus virus corona di tengah masyarakat. Untuk itu, ia mengimbau agar warga tetap patuh menerapkan protokol kesehatan.

Misalnya, tetap memakai masker ketika berada di luar rumah, menjaga jarak satu sama lain, rajin cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir dan bila perlu mengurangi aktivitas di luar jika hal yang tidak terlalu penting.

“Sebab, kita tidak tahu di luar sana, bisa jadi kita sebagai penular atau ditulari oleh orang lain. Pentingnya kita waspada terhadap bahaya virus corona ini,” imbaunya. (ADS)

Penulis : Acung

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibuwajibpakaimasker
#ingatpesanibuwajibjagajarak
#ingatpesanibuwajibcucitangan
#wajibpakaimasker
#wajibjagajarak
#wajibjagajarakhindarikerumunan
#wajibcucitangan
#wajibcucitangandengansabun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...