Dinilai Tak Transparan, Wali Kota : Tidak Ada yang Ditutupi Anggaran Covid Kota Kendari

389
 

Kendari, Inilahsultra.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari siap mempertanggungjawabkan penggunaan dana refocusing Covid-19 sebesar Rp51 miliar ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari.

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengatakan, pemerintah kota siap terbuka atas pengunaan anggaran Covid-19 sebesar Rp51 miliar ke DPRD apabila diminta dijelaskan secara formal.

- Advertisement -

“Kita akan terbuka. Saya kira ada tim gugus tugas untuk kemudian bisa menjelaskan. Mudah-mudahan nanti tim bisa menjawab apa yang dibutuhkan atau diminta DPRD,” kata Sulkarnain Kadir belum lama ini

Orang nomor satu di Kota Kendari menjelaskan, sejauh ini penggunaan dana Covid-19 mencapai 70 persen. Pengunaannya dilakukan secara transparan dengan melibatkan lembaga pemeriksa keuangan.

“Kita siap berdialog secara terbuka terkait anggaran Covid Rp51 miliar, dan tidak akan ada yang kita tutup-tutupi panggaran tersebut,” jelasnya.

Lanjutnya, untuk menghindari persepsi negatif dari masyarakat terkait penggunaan anggaran Covid-19, pemerintah kota melibatkan beberapa elemen untuk melakukan pengawasan.

“Kita melibatkan masyarakat dan lembaga pemeriksa keuangan untuk melakukan pengawasan, karena sudah menjadi intruksi dari pemerintah pusat,” jelasnya.

Sebelumnya, Panitia khusus (Pansus) DPRD Kota Kendari mempertanyakan alokasi pengunaan anggaran refocusing Covid-19 sebsar 51 miliar dari Pemerintah Kota Kendari.

Ketua Pansus, Andi Sulolipu mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari harus transparan dan memberikan penjelasan atas penggunaan anggaran Covid-19, karena banyak masyarakat beranggapan pengunaannya tidak jelas.

“Anggara Rp51 miliar harus jelas
digunakan untuk apa saja, karena sampai saat ini masih banyak masyarakat yang mengeluh akibat belum mendapatkan bantuan Covid-19 dari Pemkot,” kata Andi Sulolipu belum lama ini.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...