Diskominfo Sultra Sukses Gelar Seminar UMKM Cerdas di Masa Pandemi

791
 

Kendari, Inilahsultra.com– Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sulawesi Tenggara (Sultra), Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) RI, sukses menggelar Seminar Pembentukan Pandu Digital UMKM Cerdas di masa pandemi secara daring, Rabu, 21 Oktober 2020.

Acara yang secara resmi dibuka oleh Ketua Dekranasda Provinsi Sultra, Agista Ariany Ali Mazi, dengan menghadirkan beberapa narasumber yang berkompeten di bidangnya, diantaranya Kepala Dinas Kominfo Sultra M. Ridwan Badallah, Perwakilan dari staf khusus Menkominfo Bidang Digital dan SDM Dewi Meisari, dan Direktur Inixindo Didik Partono Rudiarto.

- Advertisement -

Dalam sambutannya, Agista mengatakan bahwa industri kerajinan merupakan salah satu sektor yang paling terpukul dimasa pandemi Covid-19. Namun dengan adanya program Pandu Digital UMKM Cerdas ini, menjadi angin segar bagi produk produk kerajinan yang saat ini masih belum optimal.

“Kami berharap pada tahap selanjutnya di tingkat Sulawesi Tenggara, Dekranasda dapat menjalin kerja sama yang lebih konkret dengan pengelolaan program Pandu Digital, sehingga target-target kita menjadi lebih jelas dan terukur,” ungkapnya.

Di samping itu, sehubungan dengan kebijakan smart city dalam mendukung peningkatan UMKM, Ridwan Badallah mengatakan, salah satu visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra ialah mewujudkan birokrasi moderen, tata kelola pemerintahan yang baik (Dood Village Government), serta peningkatan kapasitas pemerintahan kecamatan dan kelurahan sebagai pusat pelayanan pemerintahan.

Ia menjelaskan, untuk mewujudkan sebuah pemerintahan modern khususnya pemerintahan desa yang good governance harus memiliki tata kelola pemerintahan berbasis digital.

“Dengan peningkatan kapasitas digital wilayah kecamatan, kelurahan, dan desa dapat terwujud pemerintahan good village governance, yang salah satunya adalah dengan pembangunan UMKM berbasis digital,” ujar Ridwan Badallah.

Ia juga mengungkapkan, sasaran yang dituju untuk membangun e-government harus berorientasi pada satu informasi, satu layanan, dan satu data, terwujudnya kualitas pelayanan infrastruktur jaringan, serta terwujudnya peningkatan kualitas pelayanan publik.

Di akhir seminar, kegiatan ini kemudian dilanjutkan dengan tiga workshop berupa pelatihan yang dilakukan secara paralel dan dengan instruktur yang berbeda, salah satunya adalah dari Kururio Indonesia. (ADS)

Reporter : Iqra Yudha

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibuwajibpakaimasker
#ingatpesanibuwajibjagajarak
#ingatpesanibuwajibcucitangan
#wajibpakaimasker
#wajibjagajarak
#wajibjagajarakhindarikerumunan
#wajibcucitangan
#wajibcucitangandengansabun.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...