SMPN 1 Wabar Konkep Laksanakan PBM Tatap Muka dengan Mematuhi Prokes

216
 

Konkep, Inilahsultra.com – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Kecamatan Wawonii Barat (Wabar) Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), melaksanakan Proses Belajar Mengajar (PBM) tatap muka dengan mematuhi protokol kesehatan (Prokes) pencegahan Covid-19.

Kepala Sekolah SMPN 1 Wabar Konkep, Kasirun melalui guru mengajar Seni Budaya Amal Rezki Fauzy mengungkapkan, untuk mencegah penyebaran Virus Covid-19, pihaknya mewajibkan siswa untuk rajin mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak.

- Advertisement -

“PBM kita lakukan dengan menerapkan 3M untuk mencegah penyebaran Covid-19,” tuturnya, Kamis, 22 oktober 2020.

Bahkan, untuk mencegah kerumunan, kata Amal, ruangan dibagi dua yang sebelumnya hanya satu ruangan. Hal ini dilakukan, guna menjaga jarak.

“Untuk menjaga jarak bangku, kami membagi 2 ruangan yang tadinya hanya 1 ruangan, guna mengantisipasi kerumunan para siswa,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Amal, jam belajar yang hanya satu jam setiap tingkatan kelas.

“Jam belajar, hanya 1 jam untuk setiap tingkatan kelas, lalu berganti dengan tingkatan kelas selanjutnya,” jelasnya.

Ditambahkannya, sekolah juga menyediakan termo gun, tempat cuci tangan, masker dan handsanitizer. Setiap siswa yang akan masuk, dilakukan tes suhu dan yang tidak memiliki masker, sekolah menyediakan masker dan handsanitizer.

“Jadi, kami menyiapkan tempat cuci tangan sebelum masuk lingkungan sekolah, termo gun (pengecek suhu), menyediakan masker bagi yang tidak menggunakan masker sekaligus menyediakan handsanitizer,” imbuhnya.

“Jadi setiap siswa yang masuk jam pertama hingga jam ketiga, wajib mencuci tangan lalu di tes suhu badannya sekaligus harus menggukan masker,” tambahnya. (ADS)

Reporter : Sadaruddin

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibuwajibpakaimasker
#ingatpesanibuwajibjagajarak
#ingatpesanibuwajibcucitangan
#wajibpakaimasker
#wajibjagajarak
#wajibjagajarakhindarikerumunan
#wajibcucitangan
#wajibcucitangandengansabun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...