Raperda Rencana Tata Ruang Wilayah Teluk Kendari Mulai Dibahas di DPRD

289
 

Kendari, Inilahsultra.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari mulai membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Detail Tata Ruang Bagian Wilayah Perencanaan 1 CBD Teluk Kendari Tahun 2020-2024.

Raperda tersebut mulai dibahas di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) melalui rapat paripurna pandangan umum fraksi dan seluruh Fraksi DPRD Kota Kendari menyetujui untuk diteruskan pada proses selanjutnya, Jumat 23 Oktober 2020.

- Advertisement -

Wakil Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran mengatakan, Raperda akan membahas persoalan detil di wilayah Teluk Kendari, termasuk penataan area Jembatan Teluk Kendari.

“Area Teluk Kendari akan ditata. Nanti di area Jembatan Teluk Kendari itu akan dijadikan pusat kegiatan seperti area sport, kuliner, tempat wisata dan lain sebagainya,” kata Siska Karina usai mengikuti rapat paripurna di DPRD Kota Kendari.

Orang nomor dua di Kota Kendari ini menjelaskan, saat ini daerah Teluk Kendari telah menjadi pusat kegiatan untuk masyarakat. Pemerintah kota akan mengatur pemanfaatan ruang di area teluk untuk pembangunan berkelanjutan.

“Di Teluk Kendari nantinya masyarakat bisa bebas berkarya untuk peningkatan ekonominya. Sekaligus menjaga ekosistem di daerah tersebut,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Erlis Sadya Kencana menjelaskan, saat ini pihaknya bersama DPRD melakukan pembahasan master plan atau rencana utama terkait Raperda tersebut untuk diproses lebih lanjut.

“Saat ini masih akan menyusun master plan lagi untuk wilayah Teluk Kendari. Masih ada master plan lagi untuk kawasan bakau, kawasan tambat labuh dan kawasan Kali Kadia,” jelasnya.

Kemudian, Ketua DPRD Kendari, Subhan mengatakan, Raperda yang dibahas kali ini berbeda dengan Perda RTRW. Perda RTRW Kendari yang sebelumnya berlaku umum sedangkan Raperda yang dibahas kali ini bersifat lebih detail khusus untuk wilayah teluk saja.

“Saat ini masih tahap perencanaan satu untuk wilayah Teluk Kendari saja. Jadi masih ada empat kawasan strategis lagi yang akan dibuat,” tutupnya.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...