Satu Pasien Covid di Wakatobi Meninggal Dunia

335
 

Kendari, Inilahsultra.com Gugus Tugas Covid-19 Sulawesi Tenggara (Sultra) melaporkan penambahan satu pasien meninggal akibat infeksi virus corona, Selasa 27 Oktober 2020.

Pasien yang meninggal itu diketahui seorang laki-laki berusia 57 tahun asal Kabupaten Wakatobi.

- Advertisement -

“Sehingga total pasien meninggal sebanyak 80 orang,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sultra La Ode Rabiul Awal dalam rilisnya.

Di hari yang sama terjadi penambahan 40 kasus baru virus corona. Terdiri dari Kota Kendari 21 orang, Konawe Utara 11 orang, Konawe Selatan 2 orang dan Konawe 6 orang.

“Total kasus positif Covid-19 Sultra berjumlah 4.713 kasus,” katanya.

Pada hari ini juga terjadi penambahan 55 kasus sembuh yang berasal dari Kota Kendari 50 orang dan Konawe Utara 5 orang.

“Sehingga total pasien yang dinyatakan sembuh 3.446 kasus,” tambanya.

“Total pasien positif yang masih dalam perawatan sebanyak 1.187 kasus,” ujarnya.

Kasus kontak erat terjadi pengurangan 3 orang, sehingga total berjumlah 1301 kasus. Sementara kasus suspek terjadi penambahan 16 kasus, sehingga total sebanyak 89 kasus.

Sebelumnya, Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Sultra La Ode Rabiul Awal menyebut, masih banyak kasus virus corona di tengah masyarakat. Untuk itu, ia mengimbau agar warga tetap patuh menerapkan protokol kesehatan.

Misalnya, tetap memakai masker ketika berada di luar rumah, menjaga jarak satu sama lain, rajin cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir dan bila perlu mengurangi aktivitas di luar jika hal yang tidak terlalu penting.

“Sebab, kita tidak tahu di luar sana, bisa jadi kita sebagai penular atau ditulari oleh orang lain. Pentingnya kita waspada terhadap bahaya virus corona ini,” imbaunya. (ADS)

Penulis : Acung

#satgascovid19

#ingatpesanibu

#ingatpesanibuwajibpakaimasker

#ingatpesanibuwajibjagajarak

#ingatpesanibuwajibcucitangan

#wajibpakaimasker

#wajibjagajarak

#wajibjagajarakhindarikerumunan

#wajibcucitangan

#wajibcucitangandengansabun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...