Antisipasi Covid, Debat Kandidat Pilkada di Sultra Tanpa Pendukung Calon

204
 

Kendari, Inilahsultra.com Di bulan November ini, para kandidat kepala daerah di tujuh kabupaten di Sultra bakal bertemu satu panggung untuk adu program dan konsep. KPU sudah menyiapkan momentum itu lewat gelaran debat publik atau yang lazim disebut debat kandidat.

Ketua KPU Sultra La Ode Abdul Natsir Moethalib menyatakan, demi menjaga penyebaran Covid, kegiatan itu tidak boleh terlalu ramai. Massa pendukung dilarang hadir.

- Advertisement -

“Hanya pasangan calon, plus empat orang tim kampanye masing-masing kandidat yang dibolehkan ikut,” kata Natsir dalam rilisnya, Minggu 1 November 2020.

Selain itu, di arena harus ada lima orang anggota KPU penyelenggara kegiatan plus dua orang perwakilan Bawaslu. Catatan pentingnya, setiap yang ada di arena debat wajib taat protokol kesehatan COVID-19.

Bukan saja tak boleh mendatangkan massa pendukung, tim kampanye yang diundang tak diijinkan membawa atribut kampanye dan juga meneriakkan yel-yel atau bentuk dukungan kepada pasangan calon yang dapat mengganggu acara.

“Kami akan pastikan agar undangan yang hadir tidak melakukan intimidasi dalam bentuk ucapan dan/atau tindakan yang mengganggu kegiatan. Tim kampanye juga bertanggung jawab menjaga ketertiban tim masing-masing,” jelasnya.

Debat kandidat ini, lanjut dia, bakal dilaksanakan KPU penyelenggara Pilkada pada November dan hanya dilaksanakan 1 kali di masing-masing daerah karena keterbatasan anggaran selama masa kampanye.

“Tergantung kemampuan dan kesiapan KPU pelaksana. Yang jelas, soal waktu ini, akan dirundingkan bersama tim kampanye kandidat untuk menyepakati jadwal yang tepat,” imbuhnya.

“Perlu ditambahkan bahwa semua proses debat nantinya, semua pihak yang terlibat wajib taat pada protokol kesehatan Covid-19,” pungkasnya.

Sebelumnya, Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Sultra La Ode Rabiul Awal menyebut, masih banyak kasus virus corona di tengah masyarakat. Untuk itu, ia mengimbau agar warga tetap patuh menerapkan protokol kesehatan.

Misalnya, tetap memakai masker ketika berada di luar rumah, menjaga jarak satu sama lain, rajin cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir dan bila perlu mengurangi aktivitas di luar jika hal yang tidak terlalu penting.

“Sebab, kita tidak tahu di luar sana, bisa jadi kita sebagai penular atau ditulari oleh orang lain. Pentingnya kita waspada terhadap bahaya virus corona ini,” imbaunya. (ADS)

Penulis : Acung

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibuwajibpakaimasker
#ingatpesanibuwajibjagajarak
#ingatpesanibuwajibcucitangan
#wajibpakaimasker
#wajibjagajarak
#wajibjagajarakhindarikerumunan
#wajibcucitangan
#wajibcucitangandengansabun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...