Gelar Reses di Tengah Pandemi, DPRD Tetap Terapkan Protokol Kesehatan

363
 

Kendari, Inilahsultra.com Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) akan menggelar reses untuk menyerap aspirasi masyarakat.

Ketua DPRD Kota Kendari, Subhan mengatakan, sesuai kesepakatan dalam Rapat Badan Musyawarah (Bamus) dalam waktu dekat DPRD akan melaksanakan reses

- Advertisement -

“Insya-Allah minggu depan kami akan turun reses menemui warga untuk mendengar dan menerima aspirasinya,” kata Subhan saat ditemui di DPRD Kota Kendari, Rabu 4 November 2020.

Reses kali ini, kata Subhan, akan berbeda dengan reses sebelumnya, karena saat ini Kota Kendari masih dalam situasi pandemi Covid-19.

“Pada intinya aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dan kita terima
meski resesnya agak berbeda,” ujarnya.

Politikus PKS ini menjelaskan, reses kali ini dapat dilakukan dengan berbagai cara, mulai mengumpulkan warga di suatu tempat dengan jumlah terbatas, hanya melibatkan perwakilan warga masing-masing Ketua RT dan RW serta karang taruna atau juga secara door to door dilakukan.

“Banyak motode yang akan dilakukan dalam menjemput aspirasi masyarakat. Tinggal kita lakukan seperti apa untuk tidak menimbulkan orang banyak,” jelasnya.

Lanjut Subhan, reses yang akan dilaksanakan itu sangat penting, karena dapat melihat langsung apa yang menjadi masalah atau keluhan masyarakat.

“Semoga dengan adanya reses ini, program-program pembangunan di tiap-tiap lingkungan bisa dijalankan,” ucapnya.

Dalam reses kali ini juga, kata Subhan, setiap anggota dewan diharapkan tidak lupa menerapkan protokol kesehatan dan memberikan edukasi kepada warga tentang bahaya Covid-19.

“Protokol kesehatan kita utamakan. Kita harapkan anggotan dewan dapat memberikan pemahaman kepada warga disiplin menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak agar terhindar dari virus corona,” tutupnya.

Juru Bicara Gugus Tugas Provinsi Sultra La Ode Rabiul Awal menyatakan, meski kasus terbilang rendah, masyarakat tetap harus waspada. Sebab, rendahnya kasus akibat belum beroperasinya alat PCR milik Pemprov Sultra yang rusak.

Rabiul menyebut, masih banyak kasus virus corona di tengah masyarakat. Untuk itu, ia mengimbau agar warga tetap patuh menerapkan protokol kesehatan.

Misalnya, tetap memakai masker ketika berada di luar rumah, menjaga jarak satu sama lain, rajin cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir dan bila perlu mengurangi aktivitas di luar jika hal yang tidak terlalu penting.

“Sebab, kita tidak tahu di luar sana, bisa jadi kita sebagai penular atau ditulari oleh orang lain. Pentingnya kita waspada terhadap bahaya virus corona ini,” imbaunya. (ADS)

Penulis : Haerun

#satgascovid19

#ingatpesanibu

#ingatpesanibuwajibpakaimasker

#ingatpesanibuwajibjagajarak

#ingatpesanibuwajibcucitangan

#wajibpakaimasker

#wajibjagajarak

#wajibjagajarakhindarikerumunan

#wajibcucitangan

#wajibcucitangandengansabun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...