Pansus DPRD Minta Perwali Prokes Disempurnakan Jadi Perda

237
 

Kendari, Inilahsultra.com – Panitia khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) meminta peraturan wali kota (Perwali) tentang protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 dijadikan peraturan daerah (Perda) Kota Kendari.

Wakil Ketua Pansus DPRD Kota Kendari, LM Rajab Jinik mengatakan, perwali prokes sebaiknya disempurnakan menjadi perda untuk lebih mendisiplinkan warga dalam menerapkan prokes seperti menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Kemudian tindakan yang dilakukan pemerintah lebih terlegitimasi dengan perda tersebut.

- Advertisement -

“Kalau kita menunggu kesadaran masyarakat, mereka masih berpikir mau ikuti atau tidak. Karena masyarakat masih ada yang percaya bahwa virus c!orona itu tidak ada. Padahal sebenarnya itu betul-betul nyata. Sehingga kami sarankan perwali digagas menjadi perda saja,” kata LM Rajab Jinik, Kamis 5 November 2020.

Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari ini mengatakan, draf perda prokes yang disusun Pemkot Kendari belum sampai ke DPRD. Tapi DPRD terus menunggu agar draf tersebut untuk diserahkan ke legislatif untuk dijadikan perda.

“Kalau perwali sudah digagas dan disempurnakan menjadi perda. Tidak perlu lagi ada sanksi-sanksi teguran yang saat ini masih diterapkan kepada pelanggar perwali, karena di perda sudah masuk denda dan tidak perlu lagi teguran,” jelas politikus Partai Golkar ini.

Sementara itu, Sekretaris Pansus, Irwan Sukman mengatakan, Pansus Covid-19 DPRD sudah menyampaikan ke Pemkot Kendari perwali tentang prokes untuk segera dijadikan perda Kota Kendari.

“Kita sudah pernah menyampaikan perwali disempurnakan menjadi perda untuk mendisiplinkan warga untuk menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Juru Bicara Gugus Tugas Provinsi Sultra La Ode Rabiul Awal menyatakan, meski kasus terbilang rendah, masyarakat tetap harus waspada. Sebab, rendahnya kasus akibat belum beroperasinya alat PCR milik Pemprov Sultra yang rusak.

Rabiul menyebut, masih banyak kasus virus corona di tengah masyarakat. Untuk itu, ia mengimbau agar warga tetap patuh menerapkan protokol kesehatan.

Misalnya, tetap memakai masker ketika berada di luar rumah, menjaga jarak satu sama lain, rajin cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir dan bila perlu mengurangi aktivitas di luar jika hal yang tidak terlalu penting.

“Sebab, kita tidak tahu di luar sana, bisa jadi kita sebagai penular atau ditulari oleh orang lain. Pentingnya kita waspada terhadap bahaya virus corona ini,” imbaunya. (ADS)

Penulis : Haerun

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibuwajibpakaimasker
#ingatpesanibuwajibjagajarak
#ingatpesanibuwajibcucitangan
#wajibpakaimasker
#wajibjagajarak
#wajibjagajarakhindarikerumunan
#wajibcucitangan
#wajibcucitangandengansabun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...