Tiga Sekolah yang Disiapkan Belajar Tatap Muka Masih Tunggu Izin Walkot Kendari

1018
 

Kendari, Inilahsultra.com– Tiga sekolah di Kota Kendari yang sudah siap belajar tatap muka masih menunggu izin dari Wali Kota (Walkot) Kendari, Sulkarnain Kadir. Tiga sekolah tersebut yakni SMPN 21 Kendari, SMPN 19 Kendari, dan SMP FRATER.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dikmudora) Kota Kendari, Makmur mengatakan, persiapan tiga sekolah di Kota Kendari sudah sangat baik. Rencananya, Senin besok, 30 November 2020, akan memasukan surat izin ke wali kota.

- Advertisement -

“Insya Allah Senin besok, kita masukan surat bahwa sekolah itu sudah siap dengan pertimbangan-pertimbangan tertentu. Apakah hanya tiga sekolah yang dizinkan atau semua 8 sekolah yang sudah diverifikasi,” kata makmur saat diwawancara usai kegiatan konferensi PGRI.

Usai surat itu diajukan, wali kota terlebih dahulu akan melakukan peninjauan untuk melihat bagaimana kesiapan dan skenarionya.

Alasan ketiga sekolah yang dipilih untuk belajar tatap muka dikarenakan jumlah siswa yang sangat sedikit, sehingga dapat memudahkan kegiatan proses belajar tatap muka.

“Maka dipastikan tidak terjadi kerumunan di dalam kelas ketika proses belajar tatap muka berlangsung,” terangnya.

Ia mencontohkan, di SMPN 21 di Abeli memiliki peserta didik hanya sedikit. Begitupun di SMP 19 juga sama peserta didiknya sedikit dan SMP Frater hampir sama semua.

“Tapi kalau SMP Frater skenario pulang dan datangnya berbeda dengan yang lain , yang datang lewat pintu depan dan yang pulang lewat pintu belakang jadi tidak akan ada kerumunan nanti,” ujarnya.

Kemudian ia menambahkan, rencana sesuai SKB sekolah tatap muka akan dibuka pada awal semester genap di bulan Januari.

“Rencana sesuai dengan SKB menteri yang menjelaskan kemarin itu, nanti awal semester genap akan dibuka. Dan jika selama 2 atau 3 bulan tidak terjadi apa-apa saat proses belajar tatap muka berlangsung, maka akan diberi peluang ke sekolah yang sudah diverifikas,” tandasya. (ADS)

Reporter :Iqra Yudha

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...