Kerugian Negara Rp1,1Miliar Dugaan Korupsi Kelayakan Lalu Lintas di Wakatobi Dikembalikan

458
 

Kendari, Inilahsultra.com – Inspektorat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menemukan kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi manajemen studi kelayakan lalu lintas di Kabupaten Wakatobi pada 2017 lalu.

Kepala Inspektorat Sultra, Gusti Pasaru menjelaskan, Inspektorat berwenang hanya melakukan audit yang diperintahkan oleh Kejaksaan Tinggi Sultra dan tidak berhak untuk melakukan pemeriksaan.

- Advertisement -

“Itu sudah kita audit dan kami temukan ada kerugian negara. Semua laporannya sudah kita serahkan di kejaksaan untuk ditindaklanjuti, nanti tanya di kejaksaan,” Gusti Pasaru saat ditemui di kantor DPRD Sultra belum lama ini.

Ia mengaku, kerugian negara dalam kasus rekayasa lalu lintas di Wakatobi
telah dikembalikan 100 persen pembayarannya dilakukan secara bertahap.

“Kami tidak tahu siapa yang mengembalikan. Tapi sesuai hitungan kami semua sudah melakukan peyetoran ke kas daerah sesuai dengah kerugian negara,” tutupnya.

Sementara itu, Aspidsus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra, Saiful Bahri Siregar mengatakan, kerugian negara telah dikembalikan secara bertahap dengan nominal Rp1,1 miliar lebih.

“Kerugian negera sudah dikembailikan lima kali pembayaran senilai Rp1,1 miliar lebih, dan kami sudah peroleh bukti setorannya,” kata Saiful Bahri Siregar, Senin 30 November 2020.

Namun, ia tidak mengetahui pasti siapa yang mengembalikan kerugian negara tersebut.

Dalam pengerjaan proyek tersebut, diketahui Dishub Sultra bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengapdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Halu Oleo (UHO).

“Kita tidak melihat orang yang mengembalikan, karena tidak disebutkan nama-namanya yang menyetor,” jelasnya.

Meskipun kerugian negara telah dikembalikan, lanjut dia, proses hukum akan tetap berjalan untuk sampai pada kesimpulan.

“Meskipun kerugian negara dikembalikan status hukum masih berjalan dan saat ini sedang dalam proses,” tutupnya.

Untuk diketahui, Dinas Perhubungan (Dishub) Sultra bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Halu Oleo (UHO) dalam pengerjaan proyek manajemen Studi Kelayakan Lalu Lintas (Lalin) di Kawasan Perkotaan Kabupaten Wakatobi tahun 2017 lalu.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...