Jika Terpilih Ketua KADIN Sultra, Fajar Hasan Akan Dorong Investasi Berpihak ke Daerah

1467
 

Kendari, Inilahsultra.com – Calon Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Sulawesi Tenggara (Sultra) Muh Fajar Hasan mengaku akan mendorong investasi berpihak ke daerah jika terpilih sebagai Ketua KADIN Sultra.

Menurut Fajar Hasan, KADIN dibentuk melalui UU Nomor 1 Tahun 1987. Sejarah dan ikhtiar pembentukannya adalah untuk menjembatani kepentingan pengusaha Indonesia dan pengusaha asing dengan pemerintah Indonesia. Secara organisasi KADIN ini merupakan wadah pengusaha dan inkubator bisnis.

- Advertisement -

“Di Sultra, KADIN harus menjadi pemain utama, menjadi jembatan antara pemerintah dengan pengusaha dan masyarakat lokal dengan investasi,” kata Fajar Hasan dalam keterangan tertulisnya, Minggu 20 Desember 2020.

Dekade ini, lanjut dia, arus modal ke Sultra baik PMA maupun PMN sangat deras. Menurut BKPM, Sultra menjadi salah satu daerah tujuan investasi prioritas di kawasan Timur Indonesia. Menurut Fajar, posisi KADIN harus memastikan investasi tersebut berwatak lokalisme atau memihak kepentingan daerah.

“Itu sebabnya, pengusaha kita tidak boleh menjaga jarak, harus aktif dan menjadi bagian atau inner circle investasi, tentu saja dengan kepentingan ideologis mempercepat pembangunan ekonomi Sulawesi Tenggara,” jelasnya.

Ia menyebut, pengusaha lokal Sultra, haruslah berdaya, tidak boleh tertatih. Strateginya, peran KADIN harus lebih maksimal lagi dalam menjembatani kepentingan pengusaha terhadap investasi, pemerintah dan perbankan.

“Saya amati, peran strategis ini belum maksimal diperankan oleh KADIN sebagai akselelator lintas sektor,” imbuhnya.

Menurut Mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) Unhalu ini, untuk merespons dinamika dunia usaha yang begitu cepat, maka Kadin Sultra harus lebih progresif lagi. Misalnya digitalisasi data pengusaha lokal, membangun mutual strategis antara pengusaha dan dunia perbankan, serta menempatkan sektor UMKM menjadi link sektor atau terkoneksi dengn investasi.

Lebih lanjut CEO beberapa IUP ini mengatakan, ke depannya secara reguler KADIN Sultra akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, serta menjadikan Kadin kabupaten/kota sebagai lumbung informasi dunia usaha dan mitra strategis pemerintah daerah.

“Kadin ini anak kandung pemerintah, tidak boleh menjaga jarak dengan kekuasaan,” katanya.

Ia mencontohkan, pada tingkat tertentu, idealnya setiap kunjungan kepala daerah ke luar negeri, wajib mengikutsertakan perwakilan KADIN selaku organisasi penting dunia usaha, karena KADIN secara kelembagaan berjejaring dengan KADIN di seluruh dunia.

“Bersama-sama pemerintah daerah mempromosikan potensi investasi di daerah. Misalnya Presiden Jokowi ketika menghadiri Forum Ekonomi Multilateral pasti menyertakan perwakilan Kadin Pusat,” pungkasnya.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...