Cegah Covid-19, Masyarakat Sultra Dilarang Rayakan Pesta Tahun Baru

348
 

Kendari, Inilahsultra.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melarang masyarakat di Bumi Anoa melaksanakan kegiatan menimbulkan orang banyak selama Libur Hari Raya Natal dan menyambut Tahun Baru 2021 untuk mencegah adanya penyebaran Covid-19 di Sultra.

Larangan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Nomor 003.2/6591, tertanggal 21 Desember 2020, mengenai Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat Selama Libur Hari Raya Natal dan Menyambut Tahun Baru 2021 dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Sulawesi Tenggara. Masa berlaku Surat Edaran ini sampai tanggal 8 Januari 2021.

- Advertisement -

Ketentuan dalam surat edaran ini bersifat wajib dan bagi para pelanggar protokol kesehatan dikenakan sanksi sesuai Pergub dan peraturan perundang-undangan lainnya.

Surat edaran Gubernur Sultra memuat lima diktum umum dan enam diktum khusus (pada bagian 2 dan 3), memperhatikan hasil rakor Forkopimda Sultra bersama lembaga/instansi terkait di tingkatan provinsi pada 17 Desember 2020 dan tingginya tingkat penularan kasus positif Covid-19 di wilayah Indonesia, khususnya Sultra.

Gubernur memberlakukan ketentuan agar dipatuhi oleh pengurus Gereja dan umat kristiani di wilayah Sultra untuk melaksanakan surat edaran Menteri Agama RI Nomor 23 Tahun 2020 tentang panduan penyelenggaraan ibadah dan perayaan Natal di masa pandemi Covid-19.

Setiap orang, pelaku usaha, pengelola, penyelenggara, atau penanggung jawab tempat fasilitas umum atau tempat hiburan yang melaksanan aktifitas selama libur Hari Raya Natal dan menyambut Tahun Baru 2021 untuk mematuhi kewajiban dalam protokol kesehatan dan larangan keras. Apabila dilanggar, akan dikenakan sanksi sesuai Pergub Sultra No.29/2020, dan peraturan perundang-undangan lainnya.

Bupati dan Wali Kota se-Sultra diharapkan untuk segera melakukan langkah-langkah hukum: membuat surat edaran yang sama yang ditujukan kepada masyarakat dan pelaku usaha di satuan wilayah masing-masing;

Memperkuat operasi yustisi dan patroli pengawasan serta penegakan disiplin protokol kesehatan sampai di tingkat kecamatan dengan pelibatan aparat TNI, Polri, Kejaksaan, dan instansi terkait lainnya. Memberlakukan pengetatan protokol kesehatan di daerah tujuan wisata di satuan wilayahnya masing-masing.

Kapolda Sultra, Danrem 143/HO, Kajati Sultra, Kabinda Sultra, Danlanal Kendari, Danlanud Haluoleo, untuk melakukan operasi penegakan disiplin untuk memastikan terlaksananya surat edaran Gubernur di atas.

Surat edaran Gubernur Sultra tersebut ditembuskan kepada 11 institusi di Pusat dan Daerah serta ditandatangani serta diberi cap resmi atas nama Gubernur Sultra Ali Mazi. (ASD)

Penulis : Haerun

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibuwajibpakaimasker
#ingatpesanibuwajibjagajarak
#ingatpesanibuwajibcucitangan
#wajibpakaimasker
#wajibjagajarak
#wajibjagajarakhindarikerumunan
#wajibcucitangan
#wajibcucitangandengansabun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...