Masyarakat Kondowa-Dongkala Buton Gelar Pesta Adat Tahunan

668
 

Pasarwajo, Inilahsultra.com – Masyarakat Desa Kondowa dan Dongkala, Pasarwajo, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar pesta adat tahunan, Senin 28 Desember 2020.

Pesta adat tahunan yang digelar di Galampa Kondowa Dongkala itu dihadiri, Bupati Buton La Bakry, Pemerhati Budaya Buton yang juga mantan Bupati Buton Samsu Umar Abdul Samiun, Ketua DPRD Buton Hariasi Salad, Sultan Buton (Lembaga Perangkat Adat) LM Izat Manarfa, Anggota DPRD Provinsi Sultra Fajar Ishak Dg. Jaya, serta pejabat lingkup Pemkab Buton dan pemangku adat Kondowa-Dongkala.

- Advertisement -

Sultan Buton LM. Izat Manarfa berharap, pesta adat tahunan terus dilaksanakan untuk memajukan budaya sebagai kearifan lokal dan harus membawa manfaat pada masyarakat Kondowa dan Dongkala.

Dalam acara tersebut, Samsu Umar Abdul Samiun yang didaulat sebagai sesepuh masyarakat Adat Kondowa menyampaikan terima kasih pada masyarakat adat Kondowa yang telah diundang sekaligus mendaulat dirinya sebagai sesepuh adat Kondowa-Dongkala.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kondowa yang telah mengiklhlaskan tanah adatnya seluas 71 hektar untuk dijadikan sebagai sarana dan prasana perkantoran Pemkab Buton, yang disebut Takawa. Dimana saat itu saya menjabat Bupati Buton,” kata Samsu Umar Abdul Samiun.

Umar Samiun yang baru saja mendapat gelar La Ode Barani Mina I Tomia dari perangkat adat Tomia (Wakatobi) mengatakan hal itu merupakan salah satu bentuk kerjasama antara pemerintah Kabupaten Buton yang menghargai seluruh perangkat-perangkat adat dan tokoh-tokoh adat serta seluruh masyarakat Kabupaten Buton.

“Bahkan Proprov 2022 kedepan akan dihelat di Takawa. Ini merupakan event besar yang menjadi kebanggan kita semua. Umar Samiun juga menceritakan panjang lebar tentang Pemerintahan Kesultanan Buton yang sangat demokratis, terutama pada masa pemerintahan Sultan Dayanu Ikhsanuddin yang telah melahirkan Undang-undnag martabat tujuh, yang mengatur tata pemeirntahan di Kesultanan Buton,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Buton La Bakry mengucapkan selamat atas diselenggarakannya pesta adat tahunan desa Kondowa Dongkala.

“Alhamdulillah meskipun dalam kondisi pandemi Covid-19 kita masih dalam keadaan sehat walafiat dan diberikan umur panjang. Kita harapkan perangkat adat untuk memanjatkan doa sehingga Kabupaten Buton terbebas dari Covid 19,” ucap La Bakry.

Ketua DPD Golkar Buton menegaskan, selain jalan yang ada di Kondowa, Benteng Kondowa juga dimasukan sebagai cagar budaya.

”Benteng Kondowa, dalam pemeliharannya Insya Allah kita minta bantu pemerintah melalui Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Semua itu merupakan sebagai bukti sejarah bahwa kita pernah jaya di masalalu dengan benteng pertahanan di mana mana,” tutupnya.

Untuk diketahui, dalam sinopsis pesta adat Kondowa Dongkala, merupakan satu kadie diantara 72 kadie dalam Kesultanan Buton. Sejak ditetapkan sebagai Kadie, saat itu Kondowa mempunyai adat dan budaya yang disebut adat dan budaya Kondowa mempunyai satu struktur aparat adat yang disebut Sarana Kondowa yang dipimpin oleh seorang Ketua Adat yang disebut Parabela dan imam.

Dalam adat dan Budaya Kondowa yang berasaskan rumah tangga (Kekeluargaan), Parabela selaku Ketua Adat dianggap sebagai Bapak Masyarakat Kondowa dan Imam Kondowa dianggap sebagai Ibu Masyarakat Kondowa.

Pesta Adat Kondowa dilaksanakan pada saat musim tanam yang ditandai pemukulan gendang yang pertama, yang dilaksanakan tiap-tiap malam selama 40 hari. Selama itu masyarakat Kondowa pada siang hari pergi ke kebun untuk membersihkan lahan kebunnya dan pada malam hari berkumpul di Baruga untuk memukul gendang.

Disamping memukul gendang pada tiap-tiap malam hari itu juga diadakan musyawarah Adat. Segala sesuatunya dimusyawarakan dalam pertemuan tersebut. Setelah 40 hari lamanya diadakan pemukulan gendang dan musyawarah adat maka dilaksanakanlah pesta adat.

Pesta adat tersebut sebagai wujud syukur kepada Allah SWT atas umur, rezeki dan keselamatan yang diberikan. Pesta adat juga untuk memanjatkan doa agar dalam musim tanam kali ini behasil dan membawa keberkahan bagi semua umat.

Editor: Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...