Pria di Konut Ditangkap Polisi karena Setubuhi Anak Tirinya

265
 

Konut, Inilahsultra.com – Seorang ayah berinisial AG alias A di Kabupaten Konawe Utara (Konut) Sulawesi Tenggara (Sultra) tega menyetubuhi anak tirinya bernama bunga (nama samaran) berulang kali. Aksi bejatnya itu ketahuan, pada 23 Desember 2020 lalu.

Di hadapan polisi AG mengaku, pertama kali menyetubuhi dan mencabuli korban pada bulan Juli 2019. Saat itu, Bunga (anak tirinya) masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan masih berusia 14 tahun.

- Advertisement -

Kasat Reskrim Polres Konawe Utara, IPTU Rachman Zamzam menjelaskan, aksi bejat seorang ayah kepada anak tirinya terungkap, saat istrinya yang tak lain ibu kandung korban mendapati suaminya sedang merangkul dan mencium kening korban.

“Karena ibunya curiga, saat itu pula ibunya mengetahui bahwa suaminya sering menyetubuhi dan mencabuli anaknya hingga berulang-ulang kali. Ibu korban langsung melaporkan hal itu ke polisi,” terang Rachman Zamzam saat dikonfirmasi Inilahsultra.com, Selasa 29 Desember 2020.

Sambung Mantan Kasat Reskrim Polres Konawe ini, petugas menerima laporan itu, langsung datang ke TKP dan menangkap pelaku tanpa ada perlawanan.

Dari pengakuan AG, ia menyetubuhi anak tirinya tidak bisa dihitung. Bahkan, dalam seminggu, antara 2 -3 kali menyetubuhi anak tirinya.

“Dari hasil olah TKP, ada 10 tempat berbeda yang digunakan untuk melakukan aksi bejatnya,” sambung Rachmat.

Lebih lanjut Rachman menuturkan, kejadian pertama kali di Desa Walandawe, Kecamatan Oheo, Konawe Utara. Di tempat itu, pelaku mengakui melakukan satu kali. Berawal dari situ, pelaku kembali melakukan aksinya.

“Pelaku melakukan aksinya pada siang hari dan malam hari,” bebernya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku disangkakan pasal 81 ayat (2) UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan pamerintah pengganti UU (Perppu) nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi UU junto pasal 76D UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas undang undang RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Kemudian, pasal 62 ayat (1dan 2) UU RI nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU (Perppu ) nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi UU junto pasal 76E UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak junto pasal 64 dengan ancaman 15 tahun penjara.

Penulis : Onno

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...