Pembuatan Zonasi Cagar Budaya Kota Lama Kendari Perlu Dilakukan

535
 

Kendari, Inilahsultra.com ‚Äď Jurusan Arkeologi, Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Universitas Halu Oleo (UHO) bekerjasama dengan Lembaga Pemerhati Tinggalan Cagar Budaya (Hirtage) Sulawesi Tenggara (Sultra) melaksanakan kegiatan pelatihan pembuatan zonasi di kawasan cagar budaya kota lama Kendari, di Kelurahan Kandai, Kota Lama Kendari, Rabu, 30 Desember 2020

Kegiatan tersebut dibuka langsung Ketua Jurusan Arkeologi, Syahrun, yang diikuti peserta kegiatan berasal dari mahasiswa Jurusan Arkeologi dengan jumlah 20 orang dengan tambahan dosen pembimbing serta anggota Sultra Heritage.

- Advertisement -

Zonasi merupakan sebuah kegiatan yang berkaitan dengan perlindungan cagar budaya. Diharapkan, dengan adanya zonasi akan melahirkan sebuah rekomendasi terkait pemanfaatan benda cagar budaya. Zonasi sangat penting dikarenakan memberi batasan dalam pemugaran atau pembangunan di wilayah situs sehingga tidak merusak situs itu sendiri.

Syahrun mengatakan, semua kegiatan mahasiswa pada Jurusan Arkeologi akan terus dilaksanakan sebaik mungkin meskipun di tengah pandemi Covid-19. Kegiatan mengenai pelestarian dan pemanfaatan tinggalan cagar budaya di kawasan kota lama harus selalu dilakukan.

‚ÄúKegiatan mahasiswa seperti ini dapat menjadi poin penting pada peningkatan akreditasi jurusan juga sekaligus sebagai media pembelajaran agar meningkatkan kualitas sumber daya manusia pada Jurusan Arkeologi,‚ÄĚ ungkapnya.

Ketua Sultra Heritage La Isal mengatakan, sebelum bangunan-bangunan pecinan dihancurkan untuk dijadikan kawasan hijau, agar lebih dipertimbangkan dan dilakukan tindakan berupa zonasi.

Sistem zonasi juga diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya pada pasal 1 (26) tentang pengertian zonasi itu sendiri.

Berdasarkan literatur bahwa bangunan pecinan ini merupakan salah satu bangunan di masa kolonial Belanda di Kota Kendari.

‚ÄúMengigat bahwa tinggalan ini sudah memiliki usia yang tua di atas 50 tahun maka perlu dipertahankan sebagian objek tinggalan arkeologis sebagai cagar budaya yang memiliki keunikan sendiri. Selain itu juga memiliki nilai nilai penting yang terkandung dalam bangunan pecinan ini, dan menjadikan suatu simbol identitas kota tua Kendari, maka perlu suatu zonasi di kawasan kota tua Kendari ini,‚ÄĚ tutupnya.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...