Kajati Sultra Mengaku Belum Terima Laporan Kasus Tambang Ilegal

815
 

Kendari, Inilahsultra.com Aktivitas pertambangan yang dilakukan tanpa izin atau ilegal yang diduga terjadi di sejumlah titik di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) dapat merugikan negara, ternyata tidak ada satu kasus yang masuk di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra.

“Kejati belum menangani masalah tambang ilegal, karena sampai sejauh ini laporan kepada saya belum ada. Tapi dengan adanya informasi ini saya akan mencari tahu tambang ilegal yang merugikan negara,” kata Kepala Kejati Sultra, Sarjono Turin saat pers rilis akhir tahun 2020 belum lama ini.

- Advertisement -

Mantan Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini mengatakan, kalau ada laporan dari masyarakat soal tambang ilegal di Bumi Anoa, Kejati Sultra siap menerima selama datanya valid dan akurat.

“Kalau ada laporan masuk kita akan kirimkan intelejen ke lokasi tambang untuk mencari informasi pengumpulan data (Puldata) dan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket),” katanya.

Ia menilai, kekayaan alam di Bumi Anoa di sektor pertambangan sebenarnya bisa dimanfaatkan membangun untuk kemajuan daerah Sultra.

“InsyaAllah kita siap bekerjasama dengan semua pihak untuk membangun wilayah Sultra agar tambang yang ada di wilayahnya ini tidak dijarah,” ujarnya.

Menurut mantan Kepala Sub Direktorat Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung ini, daerah Sultra tidak mendapatkan hasil dengan kekayaan alam yang dimiliki terutama pada sektor tambang.

“Provinsi Sultra sendiri tidak mendapatkan hasil, pembangunan tidak terlaksana karena aset sumber daya alamnya dibawa ke mana-mana. Saya harapkan ke depan provinsi Sultra ini bisa lebih maju,” ujarnya.

Ia menambahkan, ada beberapa aspek yang harus dilihat dalam penanganan kasus tambang ilegal. Yaitu, adanya kerusakan lingkungan karena ekosistem yang ada di situ rusak, biaya modal untuk rehabilitasi lokasi tambang karena negara pasti mengeluarkan biaya untuk perbaikan.

“Kemudian, hasil tambang ilegal yang diangkut. Kita tinjau berapa dia habiskan dan berapa kerugian negara selama beroperasi,” tutupnya.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...