Tiga Sekolah di Kendari Mulai Belajar Tatap Muka 4 Januari 2021

718
 

Kendari, Inilahsultra.com – Sebanyak tiga sekolah di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) mendapat izin untuk melaksanakan proses belajar tatap muka di sekolah.

Tiga sekolah tersebut, yang bakal mulai belajar di sekolah pada Senin 4 Januari 2021, yakni Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 19 Kendari, Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 21 Kendari dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Swasta Frater Kendari.

- Advertisement -

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir memberikan izin usai meninjau kesiapan dan kelayakan tiga sekolah untuk melaksanakan belajar tatap muka di sekolah di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

Sekolah menyiapkan sarana dan prasarana protokol kesehatan, mulai pengadaan masker, wadah mencuci tangan, ruang evakuasi dan unit kesehatan sekolah (UKS). Semua guru di sekolah sudah dilakukan swab antigen.

“Setelah dilakukan pemeriksaan persiapan. Kita liat secara fisik tiga sekolah ini sudah siap untuk melaksanakan belajar tatap muka di sekolah pada Senin 4 Januari 2021 mendatang dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, memakai masker dan cuci tangan siswa dan guru serta menjaga jarak untuk tidak berkumpul,” jelasnya.

Orang nomor satu di Kota Kendari ini menjelaskan, tiga sekolah yang diizinkan belajar tatap muka, karena siswanya tidak terlalu banyak. Seperti di SMPN 19 Kendari jumlah siswanya tercatat hanya 143 orang, tenaga pengajarnya 17 orang.

“Jumlahnya kita anggap relatif seimbang, sehingga siswa dapat dikendalikan oleh guru. Supaya berjalan aman dan lancar diberlakukan sistem shift, jam operasionalnya dikurangi dan kapasitas ruangannya tidak seperti biasanya,” jelasnya.

Mantan Wakil Wali Kota Kendari ini mengaku, proses belajar mengajar tatap muka di sekolah dengan kondisi saat ini masih status pandemi Covid-19 sangat bersiko, karena berpotensi munculnya klaster baru virus corona.

“Kalau khawatir, kita setiap hari khawatir. Tapi justru itu kita lakukan dengan semaksimal mungkin, bila ke depan ada situasi berkembang kita tingkatkan belajar mengajar di sekolah. Tapi kalau ada hal yang kita tidak inginkan nantinya tentu kita akan hentikan proses belajar mengajar di sekolah,” tutupnya.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...