Honor Tim Medis Covid-19 Mubar yang Diduga Disunat Segera Dibayar

674
LM. Ishar Masiala.

Laworo, Inilahsultra.com– Terkait honor tim medis penanganan Covid-19 atau virus Corona di Kabupaten Muna Barat (Mubar), beberapa waktu lalu yang diduga disunat atau dipotong dibantah keras oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) setempat, LM. Ishar Masiala.

Ishar memang mengakui bahwa terkait honor tim medis Covid-19 itu mulai bulan 9, 10, 11 dan bulan 12 yang porsi anggaranya sudah memang dianggarkan itu belum bisa dibayar, karena kendala pada saat pencairan di Bank Sultra cabang Kambara saat menjelang pergantian tahun 2020 – 2021.

- Advertisement -

Namun keluhan tim medis yang hanya dibayar tiga bulan itu adalah inisiatif kepala puskesmas untuk dibayakan dulu. Sementara satu bulannya yang diklaim diduga dipotong, itu nanti kemudian menyusul di awal bulan Januari 2021.

“Jadi kalau dipotong itu tidak benar. Nanti sisanya dibayarkan awal bulan Januari ini. Keterlambatan pembayaran honor tersebut dikarenakan tidak adanya pencairan tunai diakhir tahun. Kata Ishar saat dihubungi melalui sambungan telponya beberapa waktu lalu.

Sebelumnya diberitakan, neberapa tenaga tim medis penanganan virus Corona (Covid-19) yang berada di tiap puskesmas Kabupaten Muna Barat (Mubar) mengeluhkan gaji atau honor mereka belum dibayarkan.

Salah satu Tim tenaga medis Covid-19 yang tidak mau disebutkan namanya itu mengatakan, gaji yang dibayarkan 4 bulan terakhir yakni mulai dari bulan September hingga Desember ini tidak sesuai dengan apa yang mereka terima sebelumnya.

Pihaknya mengaku, gaji mereka selama 4 bulan itu yang harusnya dibayar per bulannya sebesar Rp 1 juta. Namun, faktanya mereka hanya terima sebesar Rp 3 juta per orang selama tiga bulan. Sementara dalam melakukan tanda tangan di pertanggung jawabannya pihaknya menandatangani selama 4 bulan.

“Tiga bulan yang diterima, tapi yang ditanda tangani dilaporan pertanggung jawaban saya liat ada selama empat bulan. Terus satu bulanya kemana,” herannya.

Reporter : Muh Nur Alim

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...