Sekda Buton Minta Dinas Kesehatan Perbanyak Alat Rapid Test

209
Sekda Buton La Ode Zilfar Djafar (Tengah) saat memimpin Rakor evaluasi penanganan Covid-19 wilayah Kabupaten Buton, Rabu 6 Januari 2021.

Pasarwajo, Inilahsultra.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Buton La Ode Zilfar Djafar memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Buton. Rapat yang membahas evaluasi penanganan Covid-19 di Wilayah Kabupaten Buton ini bertempat di Aula Kantor Bupati Buton, Rabu 6 Desember 2021.

Dalam Rakor ini terungkap vaksin Covid-19 sudah ada pada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra). Namun pendistribusiannya masih menunggu uji klinis Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

- Advertisement -

Untuk penyalurannya ke daerah-daerah harus dijemput oleh Pemerintah Kabupaten Buton dalam hal ini Dinas Kesehatan dengan pengawalan ketat aparat.

Sekda Buton La Ode Zilfar Djafar berharap, penerapan protokol kesehatan semakin rutin disosialisasikan kepada masyarakat. Langkah ini dilakukan agar masyarakat semakin sadar untuk menerapkan protokol kesehatan.

“Selain kampanye melalui sticker dan media lainnya, dalam setiap kegiatan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) agar sosialisasi penerapan protokol kesehatan untuk selalu disisipkan,” tegasnya.

Bukan hanya itu, Zilfar menambahkan, Dinas Kesehatan/Satgas Covid-19 untuk mengadakan fasilitas Rapid Test Anti Gen karena merupakan syarat wajib bagi masyarakat yang melakukan perjalanan laut dan udara saat ini.

Selain itu, berkaitan dengan proses belajar mengajar secara tatap muka di sekolah akan dibahas secara khusus bersama Dinas Pendidikan, para Kepala Sekolah, dan Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Buton. Hal ini menyusul keluarnya Keputusan Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) tentang penundaan proses belajar mengajar secara tatap muka di awal tahun 2021.

Wakapolres Buton, Kompol La Umuri berharap, operasi Yustisi terus ditingkatkan termasuk membangun komunikasi yang baik dan intens antara pihak-pihak terkait.

“Operasi Yustisi harus dilakukan secara masif karena masih banyak ditemui utamanya di pasar-pasar, masyarakat yang tidak menggunakan masker atau tidak menerapkan protokol kesehatan padahal sudah banyak dibagikan masker gratis,” ungkapnya.

Berdasarkan data dari Satuan Tugas Corona Virus Disease 2019 Provinsi Sultra tertanggal 5 Januari 2021, Kabupaten Buton masuk dalam zona orange.

Kasus Positif Covid-19 yang terdaftar merupakan warga Kabupaten Buton yang sementara berada di luar wilayah Kabupaten Buton (Baubau dan Kendari).

Untuk itu, Satgas Covid-19 Kabupaten Buton harus membangun komunikasi yang baik dengan Satgas Covid-19 Provinsi Sultra dan Satgas Covid-19 Kota Baubau agar data pasien Covid-19 yang dipulangkan kembali ke Buton dapat diketahui dan diambil langkah penanganan selanjutnya.

Jika terdapat kasus Positif Covid-19 di masyarakat, wajib hukumnya untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap warga yang kontak erat dengan yang positif Covid-19.

Reporter: LM Arianto

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...